Modul Ajar Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) Kelas 9 SMP: Aktivitas Air dan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (P3K) (Bab 5)

Pembelajaran teknik renang gaya punggung (backstroke), koordinasi renang gaya ganti perorangan, serta keterampilan P3K menangani cedera olahraga dan resusitasi jantung paru (CPR).

Capaian dan tujuan pembelajaran

  • Peserta didik mampu mempraktikkan keterampilan gerak kaki, lengan, dan pernapasan renang gaya punggung.
  • Peserta didik mampu menerapkan prinsip metode R.I.C.E. pada cedera olahraga ringan hingga sedang.
  • Peserta didik mampu mendemonstrasikan prosedur bantuan pertolongan pertama pada kecelakaan darurat.

Materi pokok & uraian konsep pembelajaran

Bab Aktivitas Air dan Pertolongan Pertama Gawat Darurat memadukan penguasaan kemahiran renang gaya punggung dengan keterampilan krusial tanggap darurat medis dasar (*First Aid*).

Peserta didik mempelajari teknik renang gaya punggung (*backstroke*): posisi tubuh terlentang horizontal (*streamline*), kayuhan lengan berputar kincir air di samping telinga, kibasan kaki bergantian dari paha, serta kemudahan bernapas secara teratur karena wajah selalu menghadap ke atas.

Materi dilengkapi dengan protokol Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K): penanganan cedera kram otot dan terkilir menggunakan metode RICE (*Rest, Ice, Compression, Elevation*), pembalutan luka perdarahan, serta simulasi bantuan hidup dasar dan Resusitasi Jantung Paru (*Cardiopulmonary Resuscitation* / CPR).

Peta subtopik bahasan

  • Renang Gaya Punggung: Posisi Tubuh dan Kayuhan

    Melatih posisi terlentang streamline, ayunan lengan kontinu, dan cambukan tungkai kaki.

  • Pernapasan dan Koordinasi Gaya Punggung

    Mengatur ritme pengambilan napas lewat mulut dan pembuangan lewat hidung secara rileks.

  • Penanganan Cedera Olahraga dengan Metode R.I.C.E.

    Mempraktikkan penanganan sprain, strain, kram otot, dan luka memar pada atlet.

  • Keterampilan Bantuan Hidup Dasar dan CPR

    Memahami tahapan C-A-B (Compression, Airway, Breathing) pada korban pingsan henti napas.

Istilah kunci dan glosarium

Gaya Punggung
Gaya renang dengan posisi punggung menghadap ke permukaan air, kedua lengan mengayuh bergantian ke belakang, dan wajah selalu berada di atas air (backstroke).
Metode RICE
Prosedur penanganan cedera otot/sendi akut: Rest (istirahatkan), Ice (kompres es dingin), Compression (balut tekan elastis), Elevation (tinggikan bagian cedera).
CPR
Cardiopulmonary Resuscitation (Resusitasi Jantung Paru), tindakan darurat medis penekanan dada berirama untuk memulihkan sirkulasi darah dan pernapasan korban henti jantung.
Sprain
Cedera berupa peregangan atau robekan pada ligamen sendi (seperti pergelangan kaki terkilir).
Pembalut Elastis
Kain perban lentur yang digunakan untuk membebat bagian tubuh yang mengalami cedera agar tidak terjadi pembengkakan berlebih.

Instrumen asesmen formatif & contoh soal pembelajaran

5 butir instrumen soal pilihan ganda berbasis HOTS untuk mengukur pemahaman konsep pada bab ini. Dilengkapi kunci jawaban dan uraian pembahasan analitis.

Soal 1

Keuntungan utama dari posisi renang gaya punggung (*backstroke*) dibandingkan gaya dada atau gaya bebas adalah...

  • A. Bisa berenang lebih cepat daripada lari darat
  • B. Wajah perenang selalu berada di atas permukaan air sehingga pengambilan napas dapat dilakukan lebih leluasa kapan saja
  • C. Tidak memerlukan kayuhan tangan
  • D. Tidak ada gesekan dengan air
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Karena posisi tubuh terlentang dengan wajah menghadap ke atas, perenang gaya punggung tidak perlu menenggelamkan kepala ke dalam air saat bernapas.

Soal 2

Urutan langkah penanganan pertama yang tepat saat seorang teman mengalami cedera pergelangan kaki terkilir (*sprain*) berdasarkan metode R.I.C.E. adalah...

  • A. Rendam air panas -> Pijat keras -> Lari -> Oleskan minyak
  • B. Rest (Istirahatkan) -> Ice (Kompres es) -> Compression (Balut tekan elastis) -> Elevation (Tinggikan posisi kaki lebih tinggi dari jantung)
  • C. Langsung dipijat dan ditarik pergelangan kakinya
  • D. Dibiarkan saja tanpa tindakan
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Protokol R.I.C.E. adalah standar baku medis cedera akut untuk meredakan nyeri, menghentikan perdarahan internal mikroskopis, dan mencegah pembengkakan.

Soal 3

Tindakan yang SANGAT DILARANG dilakukan saat menangani cedera keseleo/terkilir baru pada 24 jam pertama adalah...

  • A. Mengompresnya dengan kantong es dingin
  • B. Melakukan pemijatan keras (*urutan*) dan memberikan kompres panas karena dapat memperparah pembengkakan dan merobek pembuluh darah
  • C. Membalutnya dengan perban elastis secara rapi
  • D. Mengistirahatkan kaki dari beban berat
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Pemijatan keras pada cedera baru memperlebar robekan ligamen dan merusak jaringan vaskular, meningkatkan peradangan.

Soal 4

Rasio perbandingan antara jumlah kompresi dada dan pemberian bantuan napas buatan pada prosedur CPR (Resusitasi Jantung Paru) dewasa adalah...

  • A. 30 kali kompresi dada berirama cepat diikuti 2 kali tiupan napas bantuan (30 : 2)
  • B. 5 kompresi dan 10 napas
  • C. 100 kompresi tanpa napas sama sekali
  • D. Hanya memberikan napas buatan
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan A

Pembahasan: Pedoman resusitasi jantung internasional menetapkan siklus 30 kompresi dada (kecepatan 100-120x per menit) disusul 2 tiupan ventilasi napas.

Soal 5

Saat seorang atlet tiba-tiba pingsan di lapangan saat cuaca terik, tindakan P3K pertama yang harus segera dilakukan adalah...

  • A. Menyiram wajahnya dengan seember air mendidih
  • B. Memindahkan korban ke tempat teduh yang berventilasi baik, melonggarkan pakaian ketat, dan meninggikan posisi kaki korban sekitar 30 cm dari lantai
  • C. Mendudukkannya paksa dan memaksanya minum air es
  • D. Meninggalkannya sendirian
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Meninggikan tungkai kaki (*posisi syok*) membantu mengembalikan aliran darah balik vena menuju otak dan organ vital.

Petunjuk penggunaan berkas

Setelah mengunduh berkas perangkat ajar, ikuti langkah berikut untuk menggunakannya secara optimal:

  1. Buka dokumen menggunakan Microsoft Word, Google Docs, atau LibreOffice.
  2. Sesuaikan identitas satuan pendidikan, nama guru pengampu, NIP, serta alokasi waktu kelas.
  3. Cetak instrumen asesmen atau bagikan lembar kerja (LKPD) kepada peserta didik.

Bahan ajar Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) lainnya

  • Pola Gerak Dasar Lokomotor

    Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) SD Kelas 1 · Semester 1

  • Pola Gerak Dasar Non-Lokomotor

    Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) SD Kelas 1 · Semester 1

  • Pola Gerak Dasar Manipulatif

    Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) SD Kelas 1 · Semester 1