Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 9 SMP: Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Nusantara (Bab 5)

Pembelajaran teori masuknya Islam ke Nusantara (Gujarat, Makkah, Persia, Tiongkok), peran Wali Songo dalam dakwah akulturasi budaya yang damai, serta dinamika kerajaan-kerajaan Islam.

Capaian dan tujuan pembelajaran

  • Peserta didik mampu menganalisis teori-teori masuknya Islam ke wilayah Nusantara beserta bukti sejarahnya.
  • Peserta didik mampu menguraikan peran Wali Songo dan saluran penyebaran Islam yang damai.
  • Peserta didik mampu meneladani kearifan para ulama Nusantara dalam merawat harmoni keberagaman budaya.

Materi pokok & uraian konsep pembelajaran

Bab Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Nusantara menelusuri jejak sejarah penyebaran risalah Islam di kepulauan Nusantara yang berlangsung secara damai (*penetration pacifique*) melalui jalur perdagangan maritim, perkawinan, pendidikan pesantren, dan akulturasi seni budaya.

Peserta didik menelaah empat teori utama masuknya Islam: Teori Gujarat (India), Teori Makkah/Arab (abad ke-7 M oleh Buya Hamka), Teori Persia (kesamaan tradisi Syiah/Tabuik), dan Teori Tiongkok (peran laksamana Cheng Ho dan komunitas Tionghoa muslim).

Materi menyoroti strategi dakwah bijaksana Wali Songo di Tanah Jawa (seperti Sunan Kalijaga dengan wayang kulit dan tembang Ilir-Ilir, Sunan Kudus dengan toleransi sapi kurban), serta peran kerajaan maritim Islam (Samudera Pasai, Demak Bintoro, Mataram Islam, Kesultanan Gowa-Tallo, Ternate-Tidore) dalam membangun peradaban Nusantara yang beradab.

Peta subtopik bahasan

  • Teori-Teori Masuknya Islam ke Indonesia

    Menganalisis bukti historis prasasti/naskah Teori Makkah (Arab), Gujarat, Persia, dan Tiongkok.

  • Saluran Penyebaran Islam di Nusantara

    Menelaah jalur perdagangan maritim selat Malaka, perkawinan bangsawan, pesantren, dan tasawuf seni.

  • Biografi dan Strategi Dakwah Sembilan Wali (Wali Songo)

    Menganalisis pendekatan kearifan lokal Sunan Maulana Malik Ibrahim, Ampel, Bonang, Kalijaga, Kudus, Giri, Drajat, Muria, Gunung Jati.

  • Kerajaan-Kerajaan Islam Nusantara dan Warisan Peradabannya

    Menelaah kiprah Kesultanan Samudera Pasai, Kesultanan Demak, Mataram Islam, Gowa-Tallo, dan Ternate.

Istilah kunci dan glosarium

Penetration Pacifique
Penyebaran agama atau kebudayaan yang dilakukan secara damai dan sukarela tanpa adanya paksaan militer atau kekerasan fisik.
Teori Makkah
Teori yang menyatakan Islam masuk ke Nusantara langsung dari Makkah/Arab sejak abad ke-7 M (abad ke-1 H) yang dibawa para saudagar Arab.
Wali Songo
Sembilan ulama karismatik penyebar agama Islam di Pulau Jawa pada abad ke-15 hingga ke-16 yang menggunakan pendekatan dakwah kultural.
Akulturasi Budaya
Perpaduan dua kebudayaan atau lebih yang saling memengaruhi tanpa menghilangkan unsur kepribadian asli masing-masing budaya (seperti arsitektur Masjid Menara Kudus).
Samudera Pasai
Kerajaan Islam pertama di Indonesia yang berlokasi di pesisir utara Aceh pada abad ke-13 M.

Instrumen asesmen formatif & contoh soal pembelajaran

5 butir instrumen soal pilihan ganda berbasis HOTS untuk mengukur pemahaman konsep pada bab ini. Dilengkapi kunci jawaban dan uraian pembahasan analitis.

Soal 1

Teori Makkah yang dikemukakan oleh Buya Hamka menyatakan bahwa Islam masuk ke Indonesia sejak abad ke-7 Masehi didukung oleh bukti sejarah berupa...

  • A. Adanya makam Maulana Malik Ibrahim di Gresik tahun 1419 M
  • B. Berdirinya perkampungan pedagang Arab muslim di Pantai Barat Sumatera (Barus) pada masa Dinasti Tang
  • C. Adanya nisan Fatimah binti Maimun di Leran
  • D. Adanya tradisi Tabuik di Pariaman
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Catatan Tiongkok zaman Dinasti Tang mencatat adanya koloni pemukiman pedagang Arab (Ta-Shih) di Barus (Sumatera) sejak abad ke-7 M.

Soal 2

Wali Songo yang terkenal menggunakan media seni pertunjukan wayang kulit dan tembang gancaran 'Ilir-Ilir' untuk menyisipkan nilai-nilai akidah tauhid dan syariat Islam secara bijaksana adalah...

  • A. Sunan Ampel
  • B. Sunan Kalijaga
  • C. Sunan Giri
  • D. Sunan Gresik
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Sunan Kalijaga memodifikasi seni wayang kulit dan menciptakan tembang adiluhung sarat filosofi keislaman untuk dakwah kultural masyarakat Jawa.

Soal 3

Wujud nyata kearifan dakwah Sunan Kudus dalam menghormati perasaan umat Hindu yang mendiami wilayah Kudus saat itu adalah...

  • A. Melarang umat Islam menyembelih sapi sebagai hewan kurban dan menggantinya dengan kerbau
  • B. Menghancurkan candi-candi kuno
  • C. Memaksa warga memeluk Islam
  • D. Mendirikan benteng perang
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan A

Pembahasan: Sunan Kudus melarang penyembelihan sapi untuk menghormati hewan suci pemeluk Hindu setempat, wujud teladan toleransi kultural yang luhur.

Soal 4

Kerajaan Islam pertama di Pulau Jawa yang didirikan oleh Raden Patah dengan bantuan para Wali Songo adalah Kesultanan...

  • A. Pajang
  • B. Demak Bintoro
  • C. Banten
  • D. Cirebon
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Kesultanan Demak didirikan oleh Raden Patah pada akhir abad ke-15 sebagai kerajaan maritim Islam pertama dan pusat dakwah Wali Songo di Jawa.

Soal 5

Faktor utama yang menyebabkan ajaran Islam sangat mudah diterima dengan cepat dan damai oleh segenap rakyat Nusantara adalah...

  • A. Penyebaran dilakukan dengan ancaman perang
  • B. Syarat masuk Islam sangat mudah (mengucapkan dua kalimat syahadat), ajarannya rasional, dan Islam tidak mengenal sistem kasta sosial
  • C. Hanya diajarkan kepada kaum bangsawan kerajaan
  • D. Menghapus seluruh adat istiadat setempat
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Kemudahan syahadat, tidak adanya stratifikasi kasta, kesetaraan derajat manusia, dan keluwesan adaptasi budaya membuat Islam diterima sukarela.

Petunjuk penggunaan berkas

Setelah mengunduh berkas perangkat ajar, ikuti langkah berikut untuk menggunakannya secara optimal:

  1. Buka dokumen menggunakan Microsoft Word, Google Docs, atau LibreOffice.
  2. Sesuaikan identitas satuan pendidikan, nama guru pengampu, NIP, serta alokasi waktu kelas.
  3. Cetak instrumen asesmen atau bagikan lembar kerja (LKPD) kepada peserta didik.

Bahan ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti lainnya

  • Aku Cinta Al-Qur'an dan Huruf Hijaiyah

    Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SD Kelas 1 · Semester 1

  • Mengenal Rukun Iman

    Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SD Kelas 1 · Semester 1

  • Membiasakan Kalimat Thayyibah

    Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SD Kelas 1 · Semester 1