Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 9 SMP: Meneladani Qada dan Qadar serta Mengoptimalkan Ikhtiar (Bab 3)

Pembelajaran rukun iman keenam kepada Qada dan Qadar, perbedaan takdir Mubram dan Mu'allaq, integrasi ikhtiar kerja keras, doa, tawakal, serta menolak sikap fatalisme kepasrahan buta.

Capaian dan tujuan pembelajaran

  • Peserta didik mampu menjelaskan pengertian dan perbedaan antara Qada, Qadar, takdir Mubram, dan takdir Mu'allaq.
  • Peserta didik mampu menganalisis hubungan logis antara ikhtiar, doa, dan tawakal.
  • Peserta didik mampu menampilkan perilaku optimis, gigih berusaha, dan berjiwa sabar saat menghadapi ujian kegagalan.

Materi pokok & uraian konsep pembelajaran

Bab Meneladani Qada dan Qadar membimbing peserta didik memahami rahasia takdir ilahi secara proporsional dan rasional tanpa terjebak dalam paham fatalisme pasif (*jabariyah*) maupun penafian kekuasaan Allah (*qadariyah*).

Peserta didik menelaah hakikat Qada (ketetapan Allah sejak zaman azali) dan Qadar (perwujudan ketetapan Allah sesuai ukuran dan hukum sebab-akibat), serta membedakan Takdir Mubram (takdir mutlak seperti kematian, jenis kelamin kelahiran) dan Takdir Mu'allaq (takdir bersyarat yang dapat diubah melalui ikhtiar dan doa, seperti kepandaian dan kesehatan).

Materi ini menekankan sinergi trilogi keberhasilan seorang muslim: Ikhtiar maksimal yang terencana, Doa yang tulus, dan Tawakal berserah diri kepada keputusan terbaik Allah Swt. sehingga membentuk jiwa yang tangguh, optimis, dan terbebas dari stres mental berkepanjangan.

Peta subtopik bahasan

  • Pengertian dan Dalil Naqli Qada dan Qadar

    Menelaah hakikat ketetapan azali Allah, hukum sebab-akibat kauniyah, dan dalil Al-Qur'an.

  • Perbedaan Takdir Mubram dan Takdir Mu'allaq

    Membedakan takdir mutlak tak terelakkan dengan takdir bersyarat yang terkait usaha manusia.

  • Trilogi Ikhtiar, Doa, dan Tawakal

    Mengintegrasikan kerja keras optimal, kerendahan hati berdoa, dan kepasrahan hasil kepada Allah.

  • Membentuk Karakter Pantang Menyerah dan Berpikir Positif

    Menghadapi kegagalan dengan berbaik sangka (husnuzan) dan tidak putus asa.

Istilah kunci dan glosarium

Qada
Ketetapan dan rencana Allah Swt. tentang segala sesuatu yang berkenaan dengan makhluk-Nya sejak zaman azali (sebelum semesta diciptakan).
Qadar
Perwujudan atau realisasi dari ketetapan Allah Swt. terhadap makhluk-Nya dalam ukuran dan bentuk tertentu sesuai kehendak-Nya.
Takdir Mubram
Ketetapan Allah Swt. yang bersifat mutlak, pasti terjadi, dan tidak dapat diubah oleh usaha atau ikhtiar manusia (seperti ajal kematian, hari kiamat).
Takdir Mu'allaq
Ketetapan Allah Swt. yang pelaksanaannya digantungkan pada ikhtiar, usaha sungguh-sungguh, dan doa manusia (seperti prestasi belajar, kemakmuran ekonomi).
Tawakal
Sikap berserah diri sepenuhnya kepada kehendak dan ketetapan Allah Swt. setelah melakukan usaha ikhtiar secara maksimal.

Instrumen asesmen formatif & contoh soal pembelajaran

5 butir instrumen soal pilihan ganda berbasis HOTS untuk mengukur pemahaman konsep pada bab ini. Dilengkapi kunci jawaban dan uraian pembahasan analitis.

Soal 1

Contoh peristiwa dalam kehidupan manusia yang termasuk ke dalam kategori 'Takdir Mubram' (takdir yang tidak dapat diubah oleh usaha manusia) adalah...

  • A. Seseorang yang menjadi juara olimpiade sains karena rajin belajar
  • B. Kematian (ajal) seseorang yang telah tiba waktunya dan terbitnya matahari dari timur
  • C. Seseorang yang sembuh dari sakit setelah berobat ke dokter
  • D. Seorang pedagang yang sukses karena ulet bekerja
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Waktu datangnya ajal dan hukum peredaran alam semesta merupakan ketetapan mutlak ilahi (*takdir mubram*) yang tidak dapat dimajukan atau dimundurkan.

Soal 2

Seorang murid yang awalnya nilainya kurang memuaskan, kemudian ia belajar dengan tekun setiap malam dan berdoa sungguh-sungguh sehingga berhasil lulus dengan nilai terbaik. Peristiwa ini merupakan contoh dari...

  • A. Takdir Mubram
  • B. Takdir Mu'allaq
  • C. Kebetulan semata tanpa takdir
  • D. Takdir yang sia-sia
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Takdir Mu'allaq adalah ketentuan Allah yang melibatkan peran ikhtiar dan doa manusia dalam mencapai hasilnya.

Soal 3

Sikap kepasrahan seorang muslim kepada Allah Swt. yang benar menurut syariat Islam adalah...

  • A. Tawakal pasif tanpa mau berusaha dan bekerja
  • B. Berikhtiar secara maksimal dengan segala kemampuan yang ada, mengiringinya dengan doa, lalu bertawakal menyerahkan hasil akhirnya kepada Allah Swt.
  • C. Hanya mengandalkan kekuatan akal manusia semata tanpa perlu berdoa
  • D. Menyalahkan takdir saat malas belajar
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Tawakal yang benar selalu diawali oleh ikhtiar nyata (usaha sebab-akibat), baru berserah diri kepada Allah atas hasil ketetapannya.

Soal 4

Manfaat psikologis dan spiritual bagi orang yang beriman kepada Qada dan Qadar saat usahanya mengalami kegagalan adalah...

  • A. Mengalami depresi berat dan putus asa
  • B. Tetap tenang, tidak larut dalam kesedihan berlebih, selalu berbaik sangka (*husnuzan*) kepada rencana Allah, dan bangkit mencoba kembali
  • C. Menyalahkan orang lain dan takdir
  • D. Berhenti beribadah kepada Allah
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Iman kepada takdir memberikan ketenteraman jiwa bahwa di balik setiap kegagalan terdapat hikmah kebaikan ilahi yang mendewasakan manusia.

Soal 5

Perhatikan firman Allah Swt. dalam Q.S. Ar-Ra'd ayat 11: *'Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka...'* Lanjutan makna ayat tersebut adalah...

  • A. Meminta bantuan bangsa lain
  • B. Mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri (berikhtiar mengubah nasibnya)
  • C. Memiliki senjata yang canggih
  • D. Membangun gedung-gedung yang tinggi
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Q.S. Ar-Ra'd: 11 menegaskan bahwa perubahan nasib dan perbaikan taraf hidup suatu masyarakat menuntut inisiatif ikhtiar nyata dari masyarakat itu sendiri.

Petunjuk penggunaan berkas

Setelah mengunduh berkas perangkat ajar, ikuti langkah berikut untuk menggunakannya secara optimal:

  1. Buka dokumen menggunakan Microsoft Word, Google Docs, atau LibreOffice.
  2. Sesuaikan identitas satuan pendidikan, nama guru pengampu, NIP, serta alokasi waktu kelas.
  3. Cetak instrumen asesmen atau bagikan lembar kerja (LKPD) kepada peserta didik.

Bahan ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti lainnya

  • Aku Cinta Al-Qur'an dan Huruf Hijaiyah

    Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SD Kelas 1 · Semester 1

  • Mengenal Rukun Iman

    Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SD Kelas 1 · Semester 1

  • Membiasakan Kalimat Thayyibah

    Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SD Kelas 1 · Semester 1