Modul Ajar Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas 9 SMP: Ketergantungan Antarruang dan Pengaruhnya terhadap Kesejahteraan Masyarakat (Bab 3)
Pembelajaran perdagangan internasional, teori keunggulan mutlak/komparatif, kebijakan proteksi tarif kuota, pengembangan 17 subsektor ekonomi kreatif, dan pusat keunggulan ekonomi Nusantara.
Capaian dan tujuan pembelajaran
Peserta didik mampu menjelaskan faktor pendorong dan penghambat perdagangan internasional.
Peserta didik mampu menganalisis keunggulan mutlak dan komparatif dalam perdagangan antarnegara.
Peserta didik mampu mengidentifikasi peluang pengembangan ekonomi kreatif dan peran pusat keunggulan ekonomi nasional.
Materi pokok & uraian konsep pembelajaran
Bab Ketergantungan Antarruang dan Pengaruhnya terhadap Kesejahteraan Masyarakat menguraikan realitas bahwa tidak ada satu pun wilayah atau negara di dunia yang mampu memenuhi seluruh kebutuhan hidupnya secara swasembada mutlak tanpa berinteraksi dengan wilayah lain.
Peserta didik mempelajari konsep perdagangan internasional (ekspor dan impor), faktor pendorong pertukaran komoditas, teori keunggulan mutlak (*Adam Smith*) dan keunggulan komparatif (*David Ricardo*), instrumen kebijakan perdagangan protektif (tarif bea masuk, kuota impor, subsidi, dumping), serta pasar bebas kawasan (MEA, AFTA, WTO).
Materi difokuskan pada penguatan daya saing nasional melalui pemberdayaan 17 subsektor ekonomi kreatif (kuliner, fesyen, kriya, aplikasi digital, animasi) dan pemanfaatan pusat-pusat keunggulan ekonomi strategis Indonesia demi pemerataan kemakmuran rakyat.
Peta subtopik bahasan
Konsep dan Pendorong Perdagangan Internasional
Menelaah perbedaan sumber daya alam, penguasaan teknologi, dan efisiensi biaya produksi.
Teori Keunggulan Ekonomi dan Kebijakan Perdagangan
Menganalisis keunggulan mutlak/komparatif, tarif, kuota, subsidi, dan dampak pasar bebas.
Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Potensi Lokal
Mengeksplorasi inovasi subsektor kriya, kuliner Nusantara, animasi, dan pariwisata.
Pusat-Pusat Keunggulan Ekonomi Indonesia
Menelaah kontribusi PT Freeport Indonesia, Kilang Minyak, Kawasan Industri, dan industri batik.
Istilah kunci dan glosarium
Perdagangan Internasional
Aktivitas transaksi jual beli barang dan jasa yang dilakukan oleh penduduk suatu negara dengan penduduk negara lain atas dasar kesepakatan bersama.
Keunggulan Komparatif
Keunggulan suatu negara dalam memproduksi barang tertentu dengan biaya peluang (opportunity cost) yang lebih rendah dibandingkan negara lain.
Ekonomi Kreatif
Konsep perekonomian di era baru yang mengutamakan kreativitas, keahlian, dan talenta individu sebagai aset utama penggerak nilai tambah ekonomi.
Tarif Bea Masuk
Pajak atau pungutan yang dikenakan oleh pemerintah terhadap barang-barang yang diimpor dari luar negeri untuk melindungi produk domestik.
Pasar Bebas
Sistem perdagangan internasional di mana hambatan tarif dan non-tarif antarnegara anggota dihapuskan untuk mempermudah arus barang, jasa, dan modal.
5 butir instrumen soal pilihan ganda berbasis HOTS untuk mengukur pemahaman konsep pada bab ini. Dilengkapi kunci jawaban dan uraian pembahasan analitis.
Soal 1
Faktor fundamental yang melatarbelakangi terjadinya perdagangan internasional antara Indonesia dan Jepang adalah...
A. Adanya kesamaan bahasa dan budaya
B. Perbedaan kekayaan sumber daya alam dan tingkat penguasaan teknologi industri manufaktur
C. Kedua negara memiliki mata uang yang sama
D. Larangan melakukan perdagangan domestik
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B
Pembahasan: Indonesia kaya bahan mentah tambang/perkebunan, sedangkan Jepang unggul dalam teknologi otomotif/elektronik, menciptakan komplementaritas perdagangan.
Soal 2
Kebijakan pemerintah yang menetapkan batas maksimal jumlah barang impor tertentu yang boleh masuk ke dalam negeri dalam periode satu tahun disebut...
A. Tarif
B. Kuota Impor
C. Subsidi Ekspor
D. Dumping
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B
Pembahasan: Kuota impor adalah pembatasan kuantitatif fisik atas volume komoditas impor guna melindungi stabilitas harga dan produsen dalam negeri.
Soal 3
Praktik perdagangan internasional di mana suatu negara menjual produk di pasar luar negeri dengan harga yang lebih murah daripada di pasar dalam negerinya sendiri disebut kebijakan...
A. Proteksi
B. Dumping
C. Embargo
D. Autarki
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B
Pembahasan: Dumping adalah strategi diskriminasi harga internasional untuk merebut pangsa pasar luar negeri dengan menetapkan harga jual di bawah harga domestik.
Soal 4
Contoh kontribusi sektor ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal yang telah mendunia dan diakui UNESCO sebagai warisan budaya takbenda Indonesia adalah...
A. Impor suku cadang mobil
B. Industri kriya batik dan tenun ikat tradisional
C. Pabrik semen curah
D. Pertambangan batubara
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B
Pembahasan: Batik memadukan nilai seni adiluhung, teknik tradisi tangan, dan inovasi fesyen modern sebagai pilar utama industri kreatif Indonesia.
Soal 5
Pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) memberikan tantangan dan peluang bagi tenaga kerja Indonesia. Upaya paling strategis yang wajib dilakukan tenaga kerja lokal adalah...
A. Menolak kedatangan pekerja asing secara anarkis
B. Meningkatkan kompetensi keterampilan teknis (*hard skill*), penguasaan bahasa asing, dan sertifikasi profesi internasional
C. Berhenti bekerja dan menuntut tunjangan
D. Menurunkan standar mutu produk ekspor
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B
Pembahasan: Pasar bebas ASEAN menuntut peningkatan daya saing sumber daya manusia melalui sertifikasi kompetensi profesional dan penguasaan bahasa internasional.
Instrumen evaluasi lengkap, lembar kerja peserta didik (LKPD), dan rubrik penilaian sumatif tersedia di dalam paket berkas perangkat ajar di bawah ini.