Modul Ajar Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) Kelas 8 SMP: Keterampilan Gerak Atletik (Bab 3)

Pembelajaran teknik lari estafet (start melayang dan perpindahan tongkat visual/non-visual), irama langkah lari jarak menengah (800m/1500m), dan tahapan lompat jauh gaya menggantung (Schnepper).

Capaian dan tujuan pembelajaran

  • Peserta didik mampu mempraktikkan teknik start melayang dan penerimaan tongkat estafet secara non-visual.
  • Peserta didik mampu mengatur kecepatan dan ritme pernapasan pada lari jarak menengah.
  • Peserta didik mampu melakukan rangkaian gerak lompat jauh gaya menggantung dari awalan hingga pendaratan.

Materi pokok & uraian konsep pembelajaran

Bab Keterampilan Gerak Atletik kelas 8 membina efisiensi mekanika tubuh, daya tahan kardiorespiratori, dan koordinasi kecepatan tinggi dalam cabang lari dan lompat.

Peserta didik mempelajari teknik lari sambung (*estafet 4x100 meter*) dengan fokus pada ketepatan pergantian tongkat estafet metode visual dan non-visual di dalam zona pertukaran (*wissel zone* 20 meter).

Materi mencakup pengaturan ritme pernapasan dan distribusi energi pada lari jarak menengah (800m/1500m), serta penguasaan 4 fase biomekanika lompat jauh gaya menggantung (*Schnepper style*): awalan lari, tolakan satu kaki, sikap melayang lenting di udara, dan pendaratan dua kaki mengeper.

Peta subtopik bahasan

  • Lari Sambung/Estafet: Teknik Pergantian Tongkat

    Melatih start melayang, teknik pergantian tongkat non-visual 4x100m, dan penempatan pelari.

  • Lari Jarak Menengah: Distribusi Tenaga dan Irama

    Mengatur langkah stabil, irama pernapasan hidung-mulut, dan strategi sprint akhir.

  • Lompat Jauh Gaya Menggantung: Awalan dan Tolakan

    Menentukan irama akselerasi lari ancang-ancang dan tolakan kaki terkuat pada balok tumpu.

  • Lompat Jauh: Fase Melayang di Udara dan Pendaratan

    Mempraktikkan sikap tubuh melenting ke belakang saat melayang dan mendarat mengeper di bak pasir.

Istilah kunci dan glosarium

Non-Visual Exchange
Teknik penerimaan tongkat estafet pada nomor 4x100 meter di mana pelari penerima tidak menoleh ke belakang saat menerima tongkat.
Wissel Zone
Area lintasan sepanjang 20 meter yang menjadi zona sah bagi pelari estafet untuk melakukan serah terima tongkat.
Gaya Menggantung
Gaya lompat jauh (Schnepper/hang style) di mana saat melayang di udara, dada dibusungkan ke depan dan kedua kaki ditarik ke belakang seperti menggantung.
Balok Tumpu
Papan tumpuan batas akhir awalan lompat jauh tempat atlet melakukan tolakan kaki terkuat ke atas-depan.
Pace
Laju atau kecepatan ritme langkah per kilometer dalam lari yang diatur agar energi tidak cepat habis di awal perlombaan.

Instrumen asesmen formatif & contoh soal pembelajaran

5 butir instrumen soal pilihan ganda berbasis HOTS untuk mengukur pemahaman konsep pada bab ini. Dilengkapi kunci jawaban dan uraian pembahasan analitis.

Soal 1

Pada lari estafet nomor 4x100 meter, teknik penerimaan tongkat yang paling efisien dan cepat digunakan oleh pelari ke-2, ke-3, dan ke-4 adalah...

  • A. Visual (menoleh penuh ke belakang sambil berhenti)
  • B. Non-visual (berlari kencang ke depan tanpa menoleh ke belakang saat mengulurkan tangan)
  • C. Dilempar dari jarak 5 meter
  • D. Berhenti di tempat lalu meminta tongkat
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Pada nomor 4x100 meter, pelari menggunakan cara non-visual (tidak menoleh) agar kecepatan lari tidak berkurang drastis saat tongkat berpindah tangan.

Soal 2

Panjang zona pertukaran tongkat (*wissel zone*) yang sah dalam perlombaan lari estafet resmi adalah...

  • A. 5 meter
  • B. 10 meter
  • C. 20 meter
  • D. 50 meter
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan C

Pembahasan: Berdasarkan regulasi World Athletics, zona serah terima tongkat estafet memiliki panjang 20 meter (dengan tambahan zona akselerasi pada regulasi tertentu).

Soal 3

Sikap badan yang khas saat seorang pelompat berada di fase melayang di udara pada lompat jauh gaya menggantung (*hang style*) adalah...

  • A. Badan membungkuk ke depan dan lutut ditekuk rapat ke dada
  • B. Dada dibusungkan ke depan, kedua lengan diangkat ke atas, dan kedua kaki dilentingkan ke belakang menyerupai orang menggantung
  • C. Tubuh berputar 180 derajat menghadap ke belakang
  • D. Kaki bergerak seperti sedang berjalan di udara
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Gaya menggantung ditandai dengan posisi badan lenting ke belakang di udara, lengan terangkat lurus ke atas, dan kaki menjuntai ke belakang sebelum ditarik ke depan saat mendarat.

Soal 4

Agar tidak terjadi cedera lutut dan hasil lompatan sah terukur maksimal, pendaratan lompat jauh di bak pasir dilakukan dengan...

  • A. Satu kaki bertumpu lurus dan kaku
  • B. Kedua kaki mendarat bersamaan, lutut mengeper lentur, dan badan didorong jatuh ke arah depan
  • C. Tangan menyentuh pasir di belakang badan
  • D. Menjatuhkan tubuh ke arah belakang balok tumpu
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Mendarat dengan kedua kaki mengeper meredam benturan dan mendorong badan ke depan mencegah bagian tubuh menyentuh pasir di belakang bekas jejak kaki.

Soal 5

Strategi pengaturan energi (*pacing*) yang tepat pada lari jarak menengah (800 meter / 1500 meter) adalah...

  • A. Melakukan sprint maksimal sejak meter pertama hingga garis finis
  • B. Menjaga ritme lari yang konstan dan terkontrol di awal/tengah lintasan lalu melakukan akselerasi cepat (*kick sprint*) di 100 meter terakhir
  • C. Berjalan santai di putaran pertama lalu melompat-lompat
  • D. Berhenti minum setiap 200 meter
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Lari jarak menengah menuntut manajemen asam laktat dan daya tahan aerobik-anaerobik melalui tempo stabil yang diakhiri sprint penutup.

Petunjuk penggunaan berkas

Setelah mengunduh berkas perangkat ajar, ikuti langkah berikut untuk menggunakannya secara optimal:

  1. Buka dokumen menggunakan Microsoft Word, Google Docs, atau LibreOffice.
  2. Sesuaikan identitas satuan pendidikan, nama guru pengampu, NIP, serta alokasi waktu kelas.
  3. Cetak instrumen asesmen atau bagikan lembar kerja (LKPD) kepada peserta didik.

Bahan ajar Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) lainnya

  • Pola Gerak Dasar Lokomotor

    Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) SD Kelas 1 · Semester 1

  • Pola Gerak Dasar Non-Lokomotor

    Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) SD Kelas 1 · Semester 1

  • Pola Gerak Dasar Manipulatif

    Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) SD Kelas 1 · Semester 1