Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 8 SMP: Kebangkitan Nasional dan Sumpah Pemuda (Bab 4)

Pembelajaran tonggak sejarah Budi Utomo 1908, Kongres Pemuda II dan ikrar Sumpah Pemuda 1928, serta transformasi perjuangan kedaerahan menuju integrasi persatuan bangsa.

Capaian dan tujuan pembelajaran

  • Peserta didik mampu menganalisis peran Boedi Oetomo 1908 sebagai tonggak awal kebangkitan nasional Indonesia.
  • Peserta didik mampu menjelaskan makna dan nilai strategis peristiwa Sumpah Pemuda 1928 bagi persatuan bangsa.
  • Peserta didik mampu meneladani semangat kepeloporan tokoh pemuda dalam memperkuat persatuan di era digital.

Materi pokok & uraian konsep pembelajaran

Bab Kebangkitan Nasional dan Sumpah Pemuda menelaah fase transisi krusial dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia dari perlawanan kedaerahan bersenjata menuju pergerakan nasional modern berbasis organisasi pemuda dan intelektualitas.

Peserta didik mempelajari latar belakang Politik Etis (*Ethische Politiek*), lahirnya organisasi Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908 sebagai pemantik kebangkitan nasional, serta peran tokoh pelopor seperti dr. Wahidin Soedirohoesodo dan dr. Soetomo.

Puncak pembelajaran diarahkan pada peristiwa monumental Kongres Pemuda II tanggal 28 Oktober 1928 yang melahirkan ikrar Sumpah Pemuda, mengukuhkan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan, dan memperdengarkan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Peta subtopik bahasan

  • Latar Belakang Kebangkitan Nasional dan Boedi Oetomo

    Menganalisis dampak Politik Etis dan berdirinya organisasi modern pertama Boedi Oetomo 1908.

  • Perkembangan Organisasi Pergerakan Pemuda

    Menelusuri peran organisasi kepemudaan kedaerahan (Tri Koro Dharmo, Jong Java, Jong Sumatranen Bond).

  • Kongres Pemuda dan Ikrar Sumpah Pemuda 1928

    Mendalami makna historis dan butir ikrar satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa persatuan.

  • Keteladanan Tokoh dan Relevansi Nilai Pemuda Masa Kini

    Mengaktualisasikan semangat persatuan dan inovasi pemuda dalam menghadapi tantangan modern.

Istilah kunci dan glosarium

Kebangkitan Nasional
Periode bangkitnya rasa dan semangat persatuan, kesatuan, dan nasionalisme bangsa Indonesia untuk memperjuangkan kemerdekaan melalui organisasi modern.
Boedi Oetomo
Organisasi pergerakan modern pertama di Indonesia yang didirikan pada 20 Mei 1908 oleh para pelajar STOVIA di Batavia.
Sumpah Pemuda
Keputusan Kongres Pemuda II pada 28 Oktober 1928 yang mengikrarkan satu tanah air, satu bangsa, dan menjunjung bahasa persatuan bahasa Indonesia.
Politik Etis
Kebijakan balas budi pemerintah kolonial Belanda yang meliputi bidang edukasi, irigasi, dan emigrasi yang melahirkan kaum terpelajar pribumi.
STOVIA
School tot Opleiding van Inlandsche Artsen, sekolah pendidikan dokter bumiputra di Batavia yang menjadi tempat lahirnya Boedi Oetomo.

Instrumen asesmen formatif & contoh soal pembelajaran

5 butir instrumen soal pilihan ganda berbasis HOTS untuk mengukur pemahaman konsep pada bab ini. Dilengkapi kunci jawaban dan uraian pembahasan analitis.

Soal 1

Perbedaan mendasar antara pola perjuangan bangsa Indonesia sebelum tahun 1908 dan sesudah tahun 1908 adalah...

  • A. Sebelum 1908 dipimpin tokoh agama, sesudah 1908 dipimpin kaum bangsawan asing
  • B. Sebelum 1908 bersifat kedaerahan dan mengandalkan senjata fisik, sesudah 1908 bersifat nasional dan menggunakan organisasi modern
  • C. Sebelum 1908 berpusat di luar negeri, sesudah 1908 berpusat di desa
  • D. Sebelum 1908 tidak memiliki tujuan, sesudah 1908 hanya bertujuan di bidang ekonomi
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Kelahiran Boedi Oetomo 1908 mengubah paradigma perjuangan dari perlawanan fisik bersenjata lokal yang sporadis menjadi diplomasi organisasi modern berskala nasional.

Soal 2

Tiga butir ikrar Sumpah Pemuda yang disepakati pada tanggal 28 Oktober 1928 menegaskan komitmen persatuan dalam aspek...

  • A. Agama, suku, dan warna kulit
  • B. Satu tumpah darah (tanah air), satu bangsa, dan menjunjung bahasa persatuan bahasa Indonesia
  • C. Satu bendera, satu mata uang, dan satu partai politik
  • D. Satu presiden, satu menteri, dan satu parlemen
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Ikrar Sumpah Pemuda mengikat tiga pilar identitas nasional: tumpah darah yang satu (Indonesia), bangsa yang satu (bangsa Indonesia), dan bahasa persatuan (bahasa Indonesia).

Soal 3

Lagu kebangsaan 'Indonesia Raya' ciptaan Wage Rudolf Supratman pertama kali diperdengarkan kepada publik secara instrumental menggunakan biola pada peristiwa...

  • A. Sidang BPUPK pertama
  • B. Kongres Pemuda II tahun 1928 di Jakarta
  • C. Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945
  • D. Pembentukan Boedi Oetomo 1908
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: WR Supratman memperdengarkan gesekan biola lagu Indonesia Raya pada Kongres Pemuda II tanggal 28 Oktober 1928 di Gedung Indonesische Clubgebouw Kramat 106.

Soal 4

Faktor utama dari kebijakan Politik Etis yang secara tidak sengaja mempercepat lahirnya pergerakan nasional Indonesia adalah bidang...

  • A. Irigasi persawahan
  • B. Edukasi (pendidikan) yang melahirkan golongan intelektual dan kaum terpelajar
  • C. Emigrasi tenaga kerja ke Suriname
  • D. Pembangunan benteng militer
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Kebijakan edukasi melahirkan kaum intelektual pribumi (seperti dokter STOVIA) yang memiliki kesadaran kritis dan mendirikan organisasi pergerakan nasional.

Soal 5

Wujud pengamalan nilai Sumpah Pemuda yang paling tepat dilakukan oleh generasi muda di ruang digital saat ini adalah...

  • A. Menyebarkan ujaran kebencian berbasis suku, agama, dan ras
  • B. Membuat konten kreatif yang mempromosikan persatuan, kerukunan budaya, dan prestasi bangsa
  • C. Mengutamakan bahasa asing dan meremehkan bahasa Indonesia
  • D. Membuat grup percakapan daring eksklusif hanya untuk satu golongan
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Pemuda masa kini mengaktualisasikan Sumpah Pemuda dengan merawat persatuan di media sosial, mempromosikan kerukunan, dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik.

Petunjuk penggunaan berkas

Setelah mengunduh berkas perangkat ajar, ikuti langkah berikut untuk menggunakannya secara optimal:

  1. Buka dokumen menggunakan Microsoft Word, Google Docs, atau LibreOffice.
  2. Sesuaikan identitas satuan pendidikan, nama guru pengampu, NIP, serta alokasi waktu kelas.
  3. Cetak instrumen asesmen atau bagikan lembar kerja (LKPD) kepada peserta didik.

Bahan ajar Pendidikan Pancasila lainnya

  • Aku Cinta Pancasila

    Pendidikan Pancasila SD Kelas 1 · Semester 1

  • Aku Patuh pada Aturan

    Pendidikan Pancasila SD Kelas 1 · Semester 1

  • Mengenal Identitas Diri dan Keberagaman

    Pendidikan Pancasila SD Kelas 1 · Semester 2