Pencak silat merupakan seni bela diri tradisional asli Indonesia yang memadukan unsur olahraga raga, seni gerak estetis, pembelaan diri, dan olah batin budi pekerti luhur. Gerak pencak silat menuntut keseimbangan, koordinasi, serta ketenangan mental.
Sikap dasar pencak silat bertumpu pada kekokohan enam macam kuda-kuda (depan, belakang, tengah, samping, silang depan, silang belakang) yang dipadukan dengan delapan pola langkah (lurus, zig-zag, ladam, huruf S) sebagai dasar manuver taktis.
Keterampilan serangan meliputi pukulan (lurus, bandul, tebak) dan tendangan (lurus, T, sabit), yang diimbangi teknik pertahanan tangkisan (dalam, luar, atas, bawah) dan elakan. Nilai ksatria pesilat melarang penyalahgunaan keahlian bela diri untuk menyakiti sesama.
- Pencak Silat
- Seni bela diri tradisional rumpun Melayu/Indonesia yang diakui UNESCO sebagai warisan budaya takbenda dunia.
- Kuda-Kuda
- Posisi tumpuan kedua kaki untuk memperkokoh posisi tubuh saat bertahan maupun bersiap menyerang.
- Tangkisan
- Usaha pembelaan dengan mengadakan kontak langsung terhadap serangan lawan untuk membelokkan lintasan serangan.
- Tendangan T
- Serangan kaki yang menggunakan hentakan tumit atau sisi luar telapak kaki dengan posisi tubuh menyamping membentuk huruf T.
- Sikap Pasang
- Kombinasi sikap kuda-kuda, posisi tangan, dan kesiagaan pandangan menghadapi lawan.
Tidak ada bahan ajar yang cocok dengan kriteria pencarian.