Modul Ajar Matematika Kelas 7 SMP: Garis dan Sudut (Bab 6)

Pembelajaran hubungan kedudukan garis (sejajar, berpotongan, berimpit), klasifikasi sudut, sifat sudut berpenyiku, berpelurus, bertolak belakang, serta sudut transversal.

Capaian dan tujuan pembelajaran

  • Peserta didik mampu mengidentifikasi hubungan kedudukan garis dan menamai sudut secara tepat.
  • Peserta didik mampu menggunakan sifat sudut berpenyiku, berpelurus, dan bertolak belakang untuk menghitung besar sudut.
  • Peserta didik mampu menganalisis hubungan sudut yang terbentuk dari perpotongan garis sejajar oleh garis transversal.

Materi pokok & uraian konsep pembelajaran

Garis dan sudut merupakan pilar geometri yang mendasari analisis ruang dan perancangan arsitektur. Kedudukan antargaris pada satu bidang datar meliputi garis sejajar yang tidak pernah berpotongan, garis saling berpotongan, dan garis yang berimpit.

Sudut diklasifikasikan berdasarkan ukurannya: lancip (kurang dari 90°), siku-siku (90°), tumpul (antara 90° dan 180°), dan refleks (antara 180° dan 360°). Satuan ukuran baku dinyatakan dalam derajat (°).

Hubungan geometris antarsudut mencakup sudut berpenyiku (total 90°), berpelurus (total 180°), dan bertolak belakang. Ketika dua garis sejajar dipotong garis transversal, terbentuk pasangan sudut sehadap, berseberangan, dan sepihak dengan relasi matematis yang teratur.

Peta subtopik bahasan

  • Kedudukan Antargaris dan Penamaan Sudut

    Memahami konsep garis sejajar, berpotongan, berimpit, dan notasi titik sudut.

  • Sudut Berpenyiku, Berpelurus, dan Bertolak Belakang

    Menghitung besar sudut komplemen, suplemen, dan sudut bertolak belakang.

  • Sudut pada Garis Sejajar Dipotong Transversal

    Menganalisis sudut sehadap, sudut berseberangan dalam/luar, dan sudut sepihak.

  • Konstruksi Geometri Sudut Sederhana

    Membagi garis dan melukis sudut istimewa 60°, 90°, dan 45° menggunakan jangka dan penggaris.

Istilah kunci dan glosarium

Sudut Berpenyiku
Dua sudut yang jumlah besarannya tepat sama dengan 90°.
Sudut Berpelurus
Dua sudut yang jumlah besarannya tepat sama dengan 180°.
Sudut Bertolak Belakang
Dua sudut yang posisinya saling berhadapan akibat perpotongan dua garis lurus dengan besar derajat yang sama.
Garis Transversal
Garis lurus yang memotong dua garis lain pada titik yang berbeda.
Sudut Sehadap
Pasangan sudut pada dua garis sejajar yang menghadap ke arah yang sama dengan ukuran sudut identik.

Instrumen asesmen formatif & contoh soal pembelajaran

5 butir instrumen soal pilihan ganda berbasis HOTS untuk mengukur pemahaman konsep pada bab ini. Dilengkapi kunci jawaban dan uraian pembahasan analitis.

Soal 1

Besar sudut penyiku dari sudut yang berukuran 38° adalah...

  • A. 42°
  • B. 52°
  • C. 142°
  • D. 152°
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Penyiku = 90° - 38° = 52°.

Soal 2

Dua sudut saling berpelurus dengan perbandingan 4 : 5. Besar sudut yang lebih besar adalah...

  • A. 80°
  • B. 90°
  • C. 100°
  • D. 120°
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan C

Pembahasan: Sudut terbesar = (5 / 9) x 180° = 100°.

Soal 3

Dua sudut saling bertolak belakang memiliki besar (3x + 15)° dan (5x - 25)°. Nilai x adalah...

  • A. 15°
  • B. 20°
  • C. 25°
  • D. 30°
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: 5x - 25 = 3x + 15 <=> 2x = 40 <=> x = 20.

Soal 4

Jika salah satu sudut luar sepihak pada dua garis sejajar besarnya 115°, besar sudut luar sepihak pasangannya adalah...

  • A. 65°
  • B. 75°
  • C. 115°
  • D. 180°
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan A

Pembahasan: Sudut luar sepihak berjumlah 180°. Pasangannya = 180° - 115° = 65°.

Soal 5

Sudut terkecil yang dibentuk jarum jam pada pukul 04.30 adalah...

  • A. 30°
  • B. 45°
  • C. 60°
  • D. 75°
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Jarum menit di 180°. Jarum jam di (4 x 30) + (15) = 135°. Sudut terkecil = 180° - 135° = 45°.

Petunjuk penggunaan berkas

Setelah mengunduh berkas perangkat ajar, ikuti langkah berikut untuk menggunakannya secara optimal:

  1. Buka dokumen menggunakan Microsoft Word, Google Docs, atau LibreOffice.
  2. Sesuaikan identitas satuan pendidikan, nama guru pengampu, NIP, serta alokasi waktu kelas.
  3. Cetak instrumen asesmen atau bagikan lembar kerja (LKPD) kepada peserta didik.

Bahan ajar Matematika lainnya

  • Ayo Membilang sampai dengan 10

    Matematika SD Kelas 1 · Semester 1

  • Penjumlahan sampai dengan 10

    Matematika SD Kelas 1 · Semester 1

  • Pengurangan sampai dengan 10

    Matematika SD Kelas 1 · Semester 1