Modul Ajar Sejarah Kelas 10 SMA: Kehidupan Manusia Purba dan Asal-Usul Nenek Moyang Bangsa Indonesia (Bab 2)

Pembelajaran evolusi biologis dan kebudayaan manusia purba di Indonesia (*Meganthropus, Pithecanthropus, Homo*), corak kehidupan praaksara (berburu-meramu, bercocok tanam, perundagian), hasil kebudayaan batu (Paleolitikum, Mesolitikum, Neolitikum, Megalitikum), serta teori migrasi asal-usul nenek moyang (Out of Taiwan, Out of Africa, Yunnan).

Capaian dan tujuan pembelajaran

  • Peserta didik mampu menganalisis karakteristik manusia purba dan hasil kebudayaan praaksara di Indonesia.
  • Peserta didik mampu menelaah transformasi corak kehidupan masyarakat dari berburu hingga perundagian.
  • Peserta didik mampu mengevaluasi teori-teori asal-usul nenek moyang bangsa Indonesia secara ilmiah.

Materi pokok & uraian konsep pembelajaran

Kepulauan Nusantara merupakan salah satu laboratorium paleontologi terpenting di dunia, terbukti dengan penemuan fosil manusia purba di sepanjang lembah aliran Sungai Bengawan Solo (Sangiran, Trinil, Ngandong, Perning). Sangiran kini diakui sebagai Situs Warisan Budaya Dunia UNESCO.

Dinamika kehidupan manusia praaksara mengalami revolusi kebudayaan mendasar, bertransisi dari pola hidup berburu dan meramu tingkat awal (*food gathering*) yang nomaden menjadi tradisi bercocok tanam menetap (*food producing*) pada masa Neolitikum, hingga kemahiran teknologi peleburan logam pada masa Perundagian.

Riset genetika modern, linguistik Austronesia, dan temuan arkeologis memperkuat teori migrasi *Out of Taiwan* dan *Out of Africa*, membuktikan bahwa nenek moyang bangsa Indonesia merupakan pelaut ulung yang adaptif dan telah berbaur membentuk kemajemukan genetika nusantara.

Peta subtopik bahasan

  • Jenis dan Karakteristik Manusia Purba di Indonesia

    Menganalisis ciri fisik dan temuan fosil Meganthropus paleojavanicus, Pithecanthropus erectus, Homo soloensis, dan Homo floresiensis.

  • Perkembangan Kebudayaan Zaman Praaksara

    Menelaah perkakas zaman Paleolitikum (kapak perimbas), Mesolitikum (kjokkenmoddinger), Neolitikum (kapak persegi), dan Megalitikum (menhir, dolmen).

  • Masa Bercocok Tanam dan Masa Perundagian

    Menganalisis revolusi Neolitik, spesialisasi kerja tukang logam (teknik bivalve dan a cire perdue), dan artefak nekara/moko.

  • Teori Asal-Usul Nenek Moyang Bangsa Indonesia

    Membandingkan bukti linguistik, genetik DNA, dan arkeologi Teori Out of Taiwan, Teori Yunnan, dan Teori Nusantara.

Istilah kunci dan glosarium

Pithecanthropus Erectus
Fosil manusia kera berjalan tegak yang ditemukan oleh Eugene Dubois di Trinil, Ngawi pada tahun 1891.
Kjokkenmoddinger
Timbunan fosil sampah dapur berupa kulit kerang dan siput yang menggunung di sepanjang pesisir timur Sumatra dari masa Mesolitikum.
Abris Sous Roche
Gua tempat tinggal alami di ceruk tebing karang yang dimanfaatkan manusia purba sebagai tempat perlindungan dari cuaca dan binatang buas.
Revolusi Neolitikum
Perubahan mendasar pola hidup manusia dari sekadar mengumpulkan makanan (food gathering) menjadi memproduksi makanan sendiri (food producing) dan menetap.
Teori Out of Taiwan
Teori migrasi yang menyatakan bahwa leluhur penutur bahasa Austronesia di Nusantara bermigrasi dari Taiwan sekitar 4.000–3.500 tahun lalu.

Instrumen asesmen formatif & contoh soal pembelajaran

5 butir instrumen soal pilihan ganda berbasis HOTS untuk mengukur pemahaman konsep pada bab ini. Dilengkapi kunci jawaban dan uraian pembahasan analitis.

Soal 1

Fosil manusia purba yang ditemukan oleh Eugene Dubois di Desa Trinil, tepi Sungai Bengawan Solo pada tahun 1891 dinamakan...

  • A. Meganthropus paleojavanicus
  • B. Pithecanthropus erectus (Homo erectus)
  • C. Homo wajakensis
  • D. Homo floresiensis
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Eugene Dubois menemukan fosil tempurung kepala dan tulang paha di Trinil yang ia namai *Pithecanthropus erectus* (manusia kera berjalan tegak).

Soal 2

Perubahan pola hidup manusia praaksara pada masa Neolitikum yang disebut sebagai 'Revolusi Neolitik' ditandai dengan...

  • A. Peralihan dari pola hidup menetap menjadi hidup berpindah-pindah nomaden
  • B. Peralihan dari mencari dan mengumpulkan makanan (food gathering) menjadi menghasilkan makanan sendiri (food producing) melalui bercocok tanam
  • C. Ditemukannya teknologi mesin uap
  • D. Kepunahan seluruh hewan mamalia besar
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Revolusi Neolitik mengubah peradaban manusia secara dramatis dari pemburu nomaden menjadi petani menetap (*food producing*).

Soal 3

Hasil kebudayaan zaman Megalitikum yang berupa meja batu berkaki untuk meletakkan sesaji pemujaan arwah leluhur disebut...

  • A. Menhir
  • B. Dolmen
  • C. Sarkofagus
  • D. Waruga
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Dolmen adalah meja batu tempat sesaji persembahan, sedangkan Menhir adalah tugu batu tunggal pemujaan arwah nenek moyang.

Soal 4

Teknik pembuatan perkakas logam pada masa Perundagian yang menggunakan cetakan lilin yang dibungkus tanah liat lalu dipanaskan hingga lilin meleleh keluar disebut teknik...

  • A. Bivalve (setangkap)
  • B. A cire perdue (cetakan lilin hilang)
  • C. Tempa besi
  • D. Pahat batu
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: *A cire perdue* (lost-wax casting) adalah teknik cetak tuang logam menggunakan model lilin yang meleleh saat dituangi perunggu cair.

Soal 5

Argumen utama yang mendukung keabsahan Teori 'Out of Taiwan' mengenai asal-usul nenek moyang bangsa Indonesia didasarkan pada kesamaan...

  • A. Rumpun bahasa Austronesia yang tersebar dari Madagaskar hingga Pasifik serta bukti genetika DNA
  • B. Bentuk tulisan hieroglif
  • C. Sistem kasta keagamaan
  • D. Jenis rempah-rempah yang ditanam
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan A

Pembahasan: Pendekatan linguistik perbandingan bahasa Austronesia dan pemetaan genetika mitokondria DNA mendukung kuat jalur migrasi *Out of Taiwan*.

Petunjuk penggunaan berkas

Setelah mengunduh berkas perangkat ajar, ikuti langkah berikut untuk menggunakannya secara optimal:

  1. Buka dokumen menggunakan Microsoft Word, Google Docs, atau LibreOffice.
  2. Sesuaikan identitas satuan pendidikan, nama guru pengampu, NIP, serta alokasi waktu kelas.
  3. Cetak instrumen asesmen atau bagikan lembar kerja (LKPD) kepada peserta didik.

Bahan ajar Sejarah lainnya

  • Pengantar Ilmu Sejarah dan Berpikir Historis

    Sejarah SMA Kelas 10 · Semester 1

  • Jalur Rempah dan Kerajaan Hindu-Buddha di Nusantara

    Sejarah SMA Kelas 10 · Semester 2

  • Islamisasi dan Jaringan Kerajaan Islam di Nusantara

    Sejarah SMA Kelas 10 · Semester 2