Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 10 SMA: Meraih Ketenangan Hati dengan Berpikir Kritis dan Mencintai Iptek (Bab 1)

Pembelajaran tadabur ayat Al-Qur'an (Q.S. Ali 'Imran/3: 190-191 dan Q.S. Ar-Rahman/55: 33), tajwid hukum bacaan al-syamsiyah dan al-qamariyah, etos berpikir kritis (*ulil albab*), serta integrasi iman dan ilmu pengetahuan.

Capaian dan tujuan pembelajaran

  • Peserta didik mampu membaca Q.S. Ali 'Imran/3: 190-191 dan Q.S. Ar-Rahman/55: 33 sesuai kaidah tajwid.
  • Peserta didik mampu menganalisis pesan moral berpikir kritis dan kecintaan terhadap iptek dalam ayat-ayat Al-Qur'an.
  • Peserta didik mampu membiasakan sikap tabayyun, gemar membaca, dan berzikir dalam kehidupan sehari-hari.

Materi pokok & uraian konsep pembelajaran

Al-Qur'an menempatkan akal pikiran sebagai anugerah agung yang wajib dioptimalkan untuk mentadaburi fenomena penciptaan langit, bumi, dan pergantian siang-malam. Karakteristik *ulil albab* (insan cendekia yang berzikir dan berpikir) menjadi teladan integrasi antara spiritualitas dan sains.

Kajian Q.S. Ar-Rahman ayat 33 memberikan motivasi religius bagi manusia untuk menembus penjuru langit dan bumi dengan kekuatan ilmu pengetahuan dan teknologi (*sulthan*). Hal ini membuktikan bahwa Islam mendorong eksplorasi sains secara berkelanjutan demi kemaslahatan umat.

Penguasaan kaidah tajwid, hafalan ayat dengan tartil, dan penerapan sikap kritis dalam menyaring informasi palsu (*tabayyun*) melatih peserta didik menjadi generasi muslim yang bijak, inovatif, dan berakhlak mulia di era revolusi industri.

Peta subtopik bahasan

  • Membaca dan Menghafal Q.S. Ali 'Imran/3: 190-191 dan Q.S. Ar-Rahman/55: 33

    Menerapkan kaidah tajwid (hukum Alif Lam, Mad, Ghunnah) dengan bacaan tartil.

  • Asbabun Nuzul dan Analisis Tafsir Ayat

    Memahami konteks turunnya ayat dan telaah makna ulil albab menurut para mufasir muktabar.

  • Karakter Ulil Albab dan Semangat Riset Ilmiah

    Menghubungkan tadabur alam semesta dengan pengembangan riset sains dan teknologi modern.

  • Prinsip Tabayyun dalam Era Keterbukaan Informasi

    Membiasakan verifikasi kebenaran data ilmiah dan berita sosial demi menghindari fitnah digital.

Istilah kunci dan glosarium

Ulil Albab
Orang-orang yang memiliki akal budi mendalam yang senantiasa mengingat Allah dalam segala keadaan dan merenungkan ciptaan-Nya.
Sulthan
Kekuatan, kekuasaan, atau otoritas ilmu pengetahuan dan teknologi yang memungkinkan manusia menembus batas alam semesta.
Tadabur
Kegiatan merenungkan, memikirkan, dan menghayati secara mendalam pesan Al-Qur'an dan tanda-tanda kebesaran ciptaan Allah di alam raya.
Tabayyun
Sikap meneliti, memverifikasi, dan mengklarifikasi kebenaran suatu informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya.
Tartil
Membaca Al-Qur'an secara perlahan, tenang, dan jelas dengan melafalkan setiap huruf dari makhraj dan hak sifatnya secara benar.

Instrumen asesmen formatif & contoh soal pembelajaran

5 butir instrumen soal pilihan ganda berbasis HOTS untuk mengukur pemahaman konsep pada bab ini. Dilengkapi kunci jawaban dan uraian pembahasan analitis.

Soal 1

Menurut Q.S. Ali 'Imran/3: 190-191, salah satu ciri utama dari golongan *ulil albab* adalah...

  • A. Mengumpulkan harta benda sebanyak-banyaknya untuk bekal masa depan
  • B. Senantiasa mengingat Allah dalam keadaan berdiri, duduk, atau berbaring serta memikirkan penciptaan langit dan bumi
  • C. Menolak perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi modern
  • D. Menghindari interaksi dengan masyarakat sekitar
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Ciri *ulil albab* dalam ayat tersebut adalah berzikir kepada Allah dalam segala posisi dan bertafakur meneliti keteraturan alam semesta.

Soal 2

Makna kata 'sulthan' dalam Q.S. Ar-Rahman/55: 33 yang memungkinkan jin dan manusia menembus penjuru langit dan bumi ditafsirkan sebagai...

  • A. Kekuatan fisik semata
  • B. Kekuatan ilmu pengetahuan dan teknologi
  • C. Kekayaan harta duniawi
  • D. Kemampuan mantra sihir
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Mayoritas mufasir menafsirkan *sulthan* sebagai kekuatan akal, ilmu pengetahuan, dan penguasaan teknologi.

Soal 3

Hukum bacaan Al-Qamariyah terjadi apabila huruf 'Al' (Alif Lam) bertemu dengan huruf...

  • A. Ta (ت)
  • B. Dal (د)
  • C. Khaf (ك) atau Ba (ب)
  • D. Sin (س)
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan C

Pembahasan: Huruf Al-Qamariyah dibaca jelas (*idzhar*) ketika Alif Lam bertemu huruf qamariyah seperti Ba, Jim, Kha, Kha, 'Ain, Ghain, Fa, Qaf, Kaf, Mim, Wau, Ha, Hamzah, Ya.

Soal 4

Penerapan sikap *tabayyun* seorang peserta didik saat menerima pesan berantai di media sosial adalah...

  • A. Langsung meneruskan pesan tersebut ke seluruh grup percakapan
  • B. Memeriksa kebenaran fakta dan sumber informasi kepada pihak yang berkompeten sebelum membagikannya
  • C. Menghapus aplikasi percakapan secara permanen
  • D. Menuduh pengirim pesan sebagai pembohong tanpa bukti
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: *Tabayyun* diwujudkan melalui verifikasi fakta dan konfirmasi ke sumber tepercaya sebelum mengambil kesimpulan atau menyebarkan informasi.

Soal 5

Sikap rendah hati seorang ilmuwan muslim setelah menemukan inovasi sains baru diwujudkan dalam ucapan doa...

  • A. Rabbana ma khalaqta hadza bathila (Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan semua ini sia-sia)
  • B. La haula wala quwwata illa billah saat merasa lelah
  • C. Alhamdulillah wa syukurillah sembari membanggakan kehebatan diri sendiri
  • D. Astagfirullahal 'adzim tanpa melanjutkan riset
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan A

Pembahasan: Doa *Rabbana ma khalaqta hadza bathila* mencerminkan kesadaran tauhid bahwa seluruh ciptaan Allah sarat makna dan manfaat bagi semesta.

Petunjuk penggunaan berkas

Setelah mengunduh berkas perangkat ajar, ikuti langkah berikut untuk menggunakannya secara optimal:

  1. Buka dokumen menggunakan Microsoft Word, Google Docs, atau LibreOffice.
  2. Sesuaikan identitas satuan pendidikan, nama guru pengampu, NIP, serta alokasi waktu kelas.
  3. Cetak instrumen asesmen atau bagikan lembar kerja (LKPD) kepada peserta didik.

Bahan ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti lainnya

  • Aku Cinta Al-Qur'an dan Huruf Hijaiyah

    Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SD Kelas 1 · Semester 1

  • Mengenal Rukun Iman

    Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SD Kelas 1 · Semester 1

  • Membiasakan Kalimat Thayyibah

    Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SD Kelas 1 · Semester 1