Modul Ajar Biologi Kelas 10 SMA: Keanekaragaman Hayati Indonesia (Bab 1)

Pembelajaran keanekaragaman hayati tingkat gen, jenis, dan ekosistem, kekayaan flora-fauna megabiodiversitas Indonesia (garis Wallace dan Weber), ancaman kepunahan spesies, serta upaya konservasi *in-situ* dan *ex-situ*.

Capaian dan tujuan pembelajaran

  • Peserta didik mampu menganalisis tingkatan keanekaragaman hayati dan keunikan megabiodiversitas Indonesia.
  • Peserta didik mampu menguraikan pola persebaran flora fauna berdasarkan garis biogeografi Wallace dan Weber.
  • Peserta didik mampu merancang gagasan solusi pelestarian keanekaragaman hayati lokal secara berkelanjutan.

Materi pokok & uraian konsep pembelajaran

Indonesia merupakan salah satu negara megabiodiversitas (*megabiodiversity country*) terkaya di dunia, memiliki ribuan spesies endemik unik yang tersebar di wilayah biogeografi Paparan Sunda (Asiatis), Zona Peralihan (Wallacea), dan Paparan Sahul (Australis).

Keanekaragaman hayati terwujud dalam tiga tingkatan hierarki biologis: keanekaragaman genetik (variasi alel pada spesies yang sama seperti varietas mangga), keanekaragaman jenis/spesies (perbedaan antarspsesies dalam satu famili kucing-singa-harimau), dan keanekaragaman ekosistem (hutan hujan tropis, savana, mangrove).

Tekanan aktivitas manusia seperti alih fungsi lahan dan perburuan liar mengancam kepunahan satwa langka (orangutan, badak bercula satu, komodo). Upaya pelestarian dilakukan secara *in-situ* (taman nasional, cagar alam) dan *ex-situ* (kebun raya, suaka margasatwa penangkaran).

Peta subtopik bahasan

  • Tingkatan Keanekaragaman Hayati (Gen, Jenis, Ekosistem)

    Menganalisis perbedaan variasi genetik individu sejenis, keanekaragaman antarspsesies, dan variasi bioma ekosistem.

  • Pola Persebaran Flora dan Fauna Indonesia (Garis Wallace & Weber)

    Menelaah ciri fauna Asiatis (gajah, badak), fauna peralihan (anoa, babirusa), dan fauna Australis (kasuari, kanguru pohon).

  • Manfaat Keanekaragaman Hayati bagi Kehidupan Manusia

    Mengkaji fungsi plasma nutfah sebagai sumber pangan, obat-obatan herbal farmasi, plasma genetik, dan jasa ekologis.

  • Ancaman Kepunahan dan Strategi Konservasi Hayati

    Membedakan strategi pelestarian habitat asli in-situ (TN Ujung Kulon) dengan pelestarian di luar habitat ex-situ (Taman Safari).

Istilah kunci dan glosarium

Megabiodiversitas
Kawasan atau negara yang memiliki tingkat keanekaragaman hayati dan jumlah spesies endemik yang sangat tinggi di dunia.
Spesies Endemik
Spesies tumbuhan atau hewan yang hanya hidup dan ditemukan di suatu wilayah geografis tertentu dan tidak ada di tempat lain di bumi.
Garis Wallace
Garis khayal biogeografi yang memisahkan wilayah fauna bercorak Asiatis (barat) dengan fauna wilayah Peralihan/Wallacea.
Konservasi In-Situ
Upaya pelestarian keanekaragaman hayati yang dilakukan langsung di dalam habitat aslinya (misal: Taman Nasional, Cagar Alam).
Konservasi Ex-Situ
Upaya pelestarian flora atau fauna langka yang dilakukan di luar habitat aslinya dengan membuat habitat buatan terkontrol.

Instrumen asesmen formatif & contoh soal pembelajaran

5 butir instrumen soal pilihan ganda berbasis HOTS untuk mengukur pemahaman konsep pada bab ini. Dilengkapi kunci jawaban dan uraian pembahasan analitis.

Soal 1

Variasi bentuk, rasa, dan aroma buah pada mangga arumanis, mangga manalagi, dan mangga golek merupakan contoh keanekaragaman hayati pada tingkat...

  • A. Gen
  • B. Jenis / Spesies
  • C. Ekosistem
  • D. Filum
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan A

Pembahasan: Variasi pada individu dalam satu spesies yang sama (*Mangifera indica*) merupakan bukti keanekaragaman tingkat gen.

Soal 2

Garis khayal yang membatasi persebaran fauna tipe peralihan (Sulawesi dan Nusa Tenggara) dengan fauna tipe Australis (Papua dan Maluku) adalah garis...

  • A. Garis Wallace
  • B. Garis Weber
  • C. Garis Khatulistiwa
  • D. Garis Wallacea Timur
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Garis Wallace memisahkan fauna Asiatis dengan Peralihan, sedangkan Garis Weber memisahkan zona Peralihan dengan zona Australis.

Soal 3

Hewan endemik khas Indonesia yang mendiami zona peralihan (*Wallacea*) di Pulau Sulawesi adalah...

  • A. Orangutan dan Harimau
  • B. Anoa dan Babirusa
  • C. Kanguru Pohon dan Burung Cenderawasih
  • D. Badak Bercula Satu dan Gajah
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Anoa, babirusa, burung maleo, dan kuskus beruang adalah satwa endemik khas wilayah fauna peralihan Sulawesi.

Soal 4

Contoh upaya pelestarian keanekaragaman hayati secara *ex-situ* adalah...

  • A. Taman Nasional Komodo di Nusa Tenggara Timur
  • B. Taman Nasional Ujung Kulon di Banten
  • C. Kebun Raya Bogor dan Taman Safari Indonesia
  • D. Cagar Alam Rafflesia di Bengkulu
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan C

Pembahasan: Kebun Raya Bogor dan Taman Safari mengembangbiakkan tumbuhan dan satwa di luar habitat aslinya (*ex-situ*).

Soal 5

Dampak ekologis paling fatal jika suatu spesies predator puncak (*top predator*) punah dari ekosistem hutan adalah...

  • A. Terjadinya ledakan populasi hewan herbivora yang memicu kerusakan vegetasi dan ketidakseimbangan rantai makanan
  • B. Hutan menjadi lebih subur
  • C. Semua tumbuhan berhenti melakukan fotosintesis
  • D. Tidak terjadi perubahan apa pun
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan A

Pembahasan: Hilangnya predator puncak memicu efek domino (*trophic cascade*), mengakibatkan ledakan populasi herbivora yang merusak vegetasi produsen.

Petunjuk penggunaan berkas

Setelah mengunduh berkas perangkat ajar, ikuti langkah berikut untuk menggunakannya secara optimal:

  1. Buka dokumen menggunakan Microsoft Word, Google Docs, atau LibreOffice.
  2. Sesuaikan identitas satuan pendidikan, nama guru pengampu, NIP, serta alokasi waktu kelas.
  3. Cetak instrumen asesmen atau bagikan lembar kerja (LKPD) kepada peserta didik.

Bahan ajar Biologi lainnya

  • Virus dan Peranannya dalam Kehidupan

    Biologi SMA Kelas 10 · Semester 1

  • Keanekaragaman Mikroorganisme: Monera, Protista, dan Fungi

    Biologi SMA Kelas 10 · Semester 1

  • Ekosistem, Jaring Makanan, dan Daur Biogeokimia

    Biologi SMA Kelas 10 · Semester 2