Modul Ajar Seni Rupa Kelas 6 Bab 4: Seni Cetak Sablon Sederhana (Cetak Saring)

Mengenal proses seni grafis cetak saring (screen printing/sablon) dengan membuat pola stensil pada kertas kalkir/stiker, lalu mencetak gambar logo atau tipografi ke atas tas kain (tote bag) menggunakan tinta sablon.

Capaian dan tujuan pembelajaran

  • Menjelaskan prinsip transfer gambar pada teknik cetak saring menggunakan stensil rintang tinta.
  • Memotong pola stensil gambar/tulisan secara presisi menggunakan gunting atau cutter aman.
  • Mencetak karya grafis pada media tas kain dengan sapuan rakel yang rata dan rapi.

Materi pokok & uraian konsep pembelajaran

Bab Seni Cetak Sablon Sederhana (Cetak Saring) memperkenalkan peserta didik kelas enam pada teknik seni grafis modern yaitu cetak saring (*screen printing/serigrafi*) menggunakan prinsip perintangan stensil (*stencil method*).

Peserta didik mempelajari cara kerja kain kasa berpori halus (*screen mesh*), alat penyapu tinta (*rakel*), serta pembuatan stensil kertas (*paper stencil masking*). Tinta tekstil disapu menembus pori-pori kain kasa yang tidak tertutup kertas stensil sehingga mencetak gambar secara tajam dan presisi ke atas permukaan kain kaos, tas jinjing blacu (*tote bag*), atau kertas poster.

Melalui proyek sablon mandiri pembuatan tas belanja ramah lingkungan dengan logo kustom kelas, peserta didik melatih konsentrasi presisi sapuan tangan, pemahaman prinsip reproduksi industri grafis, dan keterampilan kriya bernilai ekonomi kreatif.

Peta subtopik bahasan

  • Topik A: Mengenal Prinsip Kerja Seni Cetak Saring (Screen Printing) dan Komponennya

    Uraian konsep esensial, eksplorasi kontekstual, dan aktivitas pembelajaran terstruktur mengenai mengenal prinsip kerja seni cetak saring (screen printing) dan komponennya.

  • Topik B: Teknik Pembuatan Pola Stensil Kertas Kaca/Mika (*Paper Stencil Masking*)

    Uraian konsep esensial, eksplorasi kontekstual, dan aktivitas pembelajaran terstruktur mengenai teknik pembuatan pola stensil kertas kaca/mika (*paper stencil masking*).

  • Topik C: Teknik Menarik Rakel dengan Sudut Kemiringan dan Tekanan Sapuan yang Benar

    Uraian konsep esensial, eksplorasi kontekstual, dan aktivitas pembelajaran terstruktur mengenai teknik menarik rakel dengan sudut kemiringan dan tekanan sapuan yang benar.

  • Topik D: Aplikasi Cetak Sablon pada Tas Jinjing Blacu (Tote Bag) dan Kaos Polos

    Uraian konsep esensial, eksplorasi kontekstual, dan aktivitas pembelajaran terstruktur mengenai aplikasi cetak sablon pada tas jinjing blacu (tote bag) dan kaos polos.

Istilah kunci dan glosarium

Cetak Saring (Sablon)
Teknik mencetak gambar menggunakan kain kasa berpori halus (screen) yang disapu tinta menggunakan rakel menembus lubang pola.
Screen (Kasa Sablon)
Bingkai kayu atau aluminium yang dipasangi kain kasa monofilamen berpori rapat untuk menyaring tinta cetak.
Rakel
Alat penyapu dan penekan tinta cetak yang terbuat dari bilah karet elastis bergerigi rata dengan pegangan kayu/aluminium.
Stensil (Masking)
Kertas atau film kedap air yang dilubangi sesuai bentuk gambar untuk menutup bagian pori screen yang tidak ingin terkena tinta.
Tote Bag Blacu
Tas jinjing berbahan kain katun mentah tenun polos yang sangat ideal untuk media cetak sablon ramah lingkungan.

Instrumen asesmen formatif & contoh soal pembelajaran

5 butir instrumen soal pilihan ganda berbasis HOTS untuk mengukur pemahaman konsep pada bab ini. Dilengkapi kunci jawaban dan uraian pembahasan analitis.

Soal 1

Prinsip dasar pengalihan gambar pada teknik cetak sablon (cetak saring) adalah...

  • A. Menempelkan stiker kertas dengan air panas
  • B. Menekan dan menyapu tinta cair menggunakan rakel agar menembus pori-pori kain kasa terbuka ke atas media cetak di bawahnya
  • C. Memahat batu bata hingga membentuk lubang
  • D. Membakar permukaan kain dengan solder listrik
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Rakel mendorong pasta tinta melewati mikropori kasa sutra/poliester yang tidak tertutup lapisan stensil rintang.

Soal 2

Fungsi utama alat rakel dalam proses pencetakan sablon adalah...

  • A. Sebagai wadah mencuci tangan
  • B. Menekan pasta tinta dan menyapunya secara merata dengan sudut kemiringan sekitar 45-60 derajat melintasi screen
  • C. Mengeringkan kain yang basah
  • D. Memotong kain kaos menjadi dua bagian
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Bilah karet rakel mendistribusikan tinta dengan tekanan terkontrol agar pasta warna mengisi pori kain secara merata dan tajam.

Soal 3

Pada teknik sablon stensil kertas sederhana, bagian kertas yang kita buang (dilubangi) dengan cutter adalah...

  • A. Bagian yang TIDAK ingin dicetak tintanya
  • B. Bagian gambar atau teks yang INGIN dilewati oleh tinta cetak menuju kain kaos
  • C. Seluruh lembaran kertas tanpa sisa
  • D. Hanya bagian tepi bingkai luar saja
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Lubang pada kertas stensil membiarkan pori screen tetap terbuka sehingga tinta dapat tembus mencetak motif ke permukaan kain.

Soal 4

Jika saat menarik rakel tekanan tangan terlalu lemah atau tinta terlalu kering, akibat yang akan terjadi pada hasil sablonan adalah...

  • A. Hasil cetakan warna menjadi putus-putus, tidak rata, dan gambarnya tidak tercetak utuh
  • B. Tinta akan meledak di atas meja
  • C. Kain kaos akan robek terbakar
  • D. Hasil cetakan menjadi terlalu tebal meleber
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan A

Pembahasan: Tekanan rakel yang kurang tidak sanggup mendorong pigmen tinta menembus pori jaring kasa sehingga hasil sablonan bolong-bolong (*under-inked*).

Soal 5

Langkah yang wajib dilakukan pada kain kaos atau tote bag yang baru selesai disablon dan dikeringkan agar cat tekstil tidak luntur saat dicuci adalah...

  • A. Merendam kaos di dalam air mendidih selama 2 hari
  • B. Menyetrika bagian gambar sablon (dilapisi kertas minyak/kain pelindung) dengan panas sedang untuk mematangkan polimer cat (*curing/heat setting*)
  • C. Menyemprotkan cat semprot pernis mobil
  • D. Menjemur kaos di tempat yang lembap dan berair
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Proses heat setting (penyetrikaan panas) memicu polimerisasi silang pada tinta tekstil agar mengikat serat kain secara permanen dan tahan cuci.

Petunjuk penggunaan berkas

Setelah mengunduh berkas perangkat ajar, ikuti langkah berikut untuk menggunakannya secara optimal:

  1. Buka dokumen menggunakan Microsoft Word, Google Docs, atau LibreOffice.
  2. Sesuaikan identitas satuan pendidikan, nama guru pengampu, NIP, serta alokasi waktu kelas.
  3. Cetak instrumen asesmen atau bagikan lembar kerja (LKPD) kepada peserta didik.

Bahan ajar Seni Rupa lainnya

  • Seni di Sekitarku dan Aneka Garis

    Seni Rupa SD Kelas 1 · Semester 1

  • Aneka Bentuk dan Warna Dasar

    Seni Rupa SD Kelas 1 · Semester 1

  • Eksplorasi Tekstur dengan Teknik Frottage

    Seni Rupa SD Kelas 1 · Semester 1