Modul Ajar PJOK Kelas 6 Bab 4: Bela Diri Pencak Silat Tanding Sederhana

Mempraktikkan kombinasi pola langkah 8 penjuru mata angin, variasi tangkisan rangkap, elakan bawah, tendangan sabit/T, serta teknik jatuhan dan guntingan kaki dasar secara aman.

Capaian dan tujuan pembelajaran

  • Mengkombinasikan gerak langkah 8 penjuru dengan tangkisan luar dan serangan balasan tendangan sabit.
  • Mempraktikkan teknik sapuan rebah dan jatuhan badan dengan meredam benturan di atas matras.
  • Menunjukkan etika kesatria, respek terhadap lawan tanding, dan pengendalian emosi secara matang.

Materi pokok & uraian konsep pembelajaran

Bab Bela Diri Pencak Silat Tanding Sederhana memandu peserta didik kelas enam memahami format pertandingan kategori tanding pencak silat sesuai standar ikatan pencak silat dengan penyesuaian regulasi keselamatan anak sekolah dasar.

Peserta didik mempelajari kombinasi pola pembelaan sambung serangan (tangkis-pukul, elak-tendang), teknik tangkapan kaki lawan yang dilanjutkan dengan sapuan/jatuhan sederhana tanpa kekerasan berlebih, serta memahami sistem penilaian poin resmi (pukulan = 1 poin, tendangan = 2 poin, jatuhan = 3 poin).

Melalui simulasi tanding bersahabat menggunakan perlengkapan pelindung tubuh (*body protector*), peserta didik melatih ketenangan mental, pengendalian emosi murni, ketepatan estimasi ruang waktu gerak, dan rasa hormat yang mendalam kepada kawan latih tanding.

Peta subtopik bahasan

  • Topik A: Aturan Resmi, Kategori Poin, dan Batasan Sasaran Serangan Sah

    Uraian konsep esensial, eksplorasi kontekstual, dan aktivitas pembelajaran terstruktur mengenai aturan resmi, kategori poin, dan batasan sasaran serangan sah.

  • Topik B: Kombinasi Pola Serang Bela (Tangkis-Pukul dan Elak-Tendang Sabit)

    Uraian konsep esensial, eksplorasi kontekstual, dan aktivitas pembelajaran terstruktur mengenai kombinasi pola serang bela (tangkis-pukul dan elak-tendang sabit).

  • Topik C: Teknik Tangkapan Kaki dan Rebah Sapuan/Jatuhan Sederhana yang Aman

    Uraian konsep esensial, eksplorasi kontekstual, dan aktivitas pembelajaran terstruktur mengenai teknik tangkapan kaki dan rebah sapuan/jatuhan sederhana yang aman.

  • Topik D: Penggunaan Alat Pelindung Diri (Body Protector) dan Etika Luhur Pesilat

    Uraian konsep esensial, eksplorasi kontekstual, dan aktivitas pembelajaran terstruktur mengenai penggunaan alat pelindung diri (body protector) dan etika luhur pesilat.

Istilah kunci dan glosarium

Body Protector
Rompi pelindung dada berlapis busa padat untuk melindungi organ vital pesilat dari cedera benturan saat bertanding.
Jatuhan
Teknik merebahkan lawan ke matras melalui tangkapan serangan kaki atau sapuan tungkai yang sah bernilai 3 poin.
Serangan Sah
Pukulan atau tendangan yang mengenai sasaran tubuh lawan (dada, perut, rusuk samping) tanpa menggunakan kekuatan liar.
Wasit Juri Silat
Perangkat pertandingan yang memimpin laga di gelanggang dan menilai perolehan skor pukulan serta tendangan.
Sapuan Rebah
Teknik menjatuhkan lawan dengan merebahkan tubuh ke lantai sambil menyapu kaki tumpuan lawan menggunakan tungkai.

Instrumen asesmen formatif & contoh soal pembelajaran

5 butir instrumen soal pilihan ganda berbasis HOTS untuk mengukur pemahaman konsep pada bab ini. Dilengkapi kunci jawaban dan uraian pembahasan analitis.

Soal 1

Berdasarkan peraturan resmi pertandingan pencak silat kategori tanding, perolehan nilai untuk serangan tendangan sah yang masuk mengenai dada lawan adalah...

  • A. 1 Poin
  • B. 2 Poin
  • C. 3 Poin
  • D. 5 Poin
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Sistem skor standar IPSI menetapkan nilai 1 untuk pukulan tangan sah, nilai 2 untuk tendangan sah, dan nilai 3 untuk teknik jatuhan/bantingan berhasil.

Soal 2

Area tubuh yang dilarang keras untuk diserang dalam pertandingan pencak silat demi keselamatan atlet adalah...

  • A. Dada bagian depan yang tertutup body protector
  • B. Kepala, leher, dan kemaluan
  • C. Perut bagian tengah
  • D. Rusuk samping kiri dan kanan
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Serangan ke area kepala, leher, tenggorokan, dan selangkangan dilarang keras dan pelanggarnya langsung dikenai sanksi peringatan atau diskualifikasi.

Soal 3

Ketika lawan melepaskan tendangan lurus, pesilat menangkap kaki lawan lalu menyapu kaki tumpuannya hingga lawan terjatuh ke matras. Teknik ini bernilai...

  • A. 1 Poin
  • B. 2 Poin
  • C. 3 Poin (teknik jatuhan sah)
  • D. 0 Poin karena dianggap pelanggaran
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan C

Pembahasan: Menangkap kaki lawan yang diikuti sapuan atau dorongan sah hingga lawan rebah ke matras menghasilkan 3 poin jatuhan murni.

Soal 4

Fungsi utama penggunaan body protector dan pelindung kemaluan dalam pertandingan silat adalah...

  • A. Membuat tubuh pesilat terlihat gagah
  • B. Menyerap dan meredam gaya benturan serangan fisik agar organ vital terlindung dari risiko cedera
  • C. Menambah beban tubuh pesilat agar bergerak lambat
  • D. Sebagai hiasan kostum pertandingan
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Peralatan protektor merupakan standar keselamatan wajib untuk melindungi tulang rusuk, ulu hati, dan organ vital dari trauma pukulan/tendangan.

Soal 5

Saat wasit menghentikan pertandingan karena salah satu pesilat terjatuh atau terdengar aba-aba 'TIADA!', tindakan yang wajib dilakukan kedua pesilat adalah...

  • A. Terus memukul lawan yang sedang terjatuh
  • B. Segera berhenti bergerak, melangkah mundur ke sudut masing-masing, dan memasang sikap pasang dengan tenang
  • C. Merayakan kemenangan sebelum juri memutuskan
  • D. Meninggalkan arena pertandingan tanpa izin
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Kepatuhan mutlak pada aba-aba wasit adalah wujud disiplin pendekar untuk menjaga keselamatan kawan bertanding di atas gelanggang.

Petunjuk penggunaan berkas

Setelah mengunduh berkas perangkat ajar, ikuti langkah berikut untuk menggunakannya secara optimal:

  1. Buka dokumen menggunakan Microsoft Word, Google Docs, atau LibreOffice.
  2. Sesuaikan identitas satuan pendidikan, nama guru pengampu, NIP, serta alokasi waktu kelas.
  3. Cetak instrumen asesmen atau bagikan lembar kerja (LKPD) kepada peserta didik.

Bahan ajar Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) lainnya

  • Pola Gerak Dasar Lokomotor

    Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) SD Kelas 1 · Semester 1

  • Pola Gerak Dasar Non-Lokomotor

    Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) SD Kelas 1 · Semester 1

  • Pola Gerak Dasar Manipulatif

    Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) SD Kelas 1 · Semester 1