Modul Ajar PJOK Kelas 5 Bab 4: Bela Diri Pencak Silat Lanjutan

Mempraktikkan kombinasi gerak tangkisan luar/dalam, elakan samping, tendangan lurus/sabit, serta pola langkah berpasangan dengan mengedepankan etika dan pengendalian diri pencak silat.

Capaian dan tujuan pembelajaran

  • Mempraktikkan variasi gerak elakan samping dan tangkisan siku untuk menghindar dari serangan lawan.
  • Mengkombinasikan pola langkah geseran dengan tendangan depan bertenaga dan terkontrol.
  • Menunjukkan sikap kesatria, disiplin spiritual, dan penghormatan kepada guru dan rekan latihan silat.

Materi pokok & uraian konsep pembelajaran

Bab Bela Diri Pencak Silat Lanjutan memperluas khazanah gerak peserta didik kelas lima melalui penguasaan teknik serangan tungkai (tendangan lurus, tendangan sabit, dan tendangan T) serta teknik hindaran dan elakan aktif tanpa mengubah posisi tumpuan kaki.

Peserta didik mempelajari perkenaan tendangan: ujung jari/pangkal jari pada tendangan lurus, punggung kaki pada tendangan sabit, dan tumit/sisi telapak kaki luar pada tendangan T. Mereka juga mempraktikkan elakan atas, elakan bawah, dan elakan samping saat menghadapi simulasi serangan.

Melalui peragaan jurus tunggal baku sederhana dan simulasi pembelaan diri berpasangan, peserta didik menumbuhkan keberanian terkontrol, ketenangan mental dalam menghadapi tekanan, serta kepatuhan pada kode etik pesilat sejati.

Peta subtopik bahasan

  • Topik A: Teknik Serangan Tungkai: Tendangan Lurus (Depan) dan Tendangan Sabit

    Uraian konsep esensial, eksplorasi kontekstual, dan aktivitas pembelajaran terstruktur mengenai teknik serangan tungkai: tendangan lurus (depan) dan tendangan sabit.

  • Topik B: Teknik Tendangan 'T' Menggunakan Sisi Tajam Telapak Kaki

    Uraian konsep esensial, eksplorasi kontekstual, dan aktivitas pembelajaran terstruktur mengenai teknik tendangan 't' menggunakan sisi tajam telapak kaki.

  • Topik C: Teknik Pembelaan Aktif: Elakan (Atas, Bawah, Samping) dan Tangkisan Bertingkat

    Uraian konsep esensial, eksplorasi kontekstual, dan aktivitas pembelajaran terstruktur mengenai teknik pembelaan aktif: elakan (atas, bawah, samping) dan tangkisan bertingkat.

  • Topik D: Rangkaian Gerak Berpasangan dan Penerapan Nilai Kesatria Pendekar

    Uraian konsep esensial, eksplorasi kontekstual, dan aktivitas pembelajaran terstruktur mengenai rangkaian gerak berpasangan dan penerapan nilai kesatria pendekar.

Istilah kunci dan glosarium

Tendangan Sabit
Tendangan melingkar dari samping membentuk lintasan busur sabit dengan perkenaan pada punggung kaki.
Tendangan T
Tendangan menyamping dengan posisi tubuh condong dan perkenaan pada tumit atau sisi luar telapak kaki berbentuk huruf T.
Elakan
Gerakan membela diri dengan cara memindahkan posisi tubuh sasaran serangan tanpa memindahkan langkah kaki penumpu.
Jurus Tunggal
Rangkaian gerak terstruktur jurus pencak silat yang memadukan keindahan seni, kekokohan kuda-kuda, dan ketepatan teknik bela diri.
Etika Pesilat
Prinsip moral pendekar silat untuk tidak mendahului menyerang, melindungi yang lemah, dan menjunjung persaudaraan.

Instrumen asesmen formatif & contoh soal pembelajaran

5 butir instrumen soal pilihan ganda berbasis HOTS untuk mengukur pemahaman konsep pada bab ini. Dilengkapi kunci jawaban dan uraian pembahasan analitis.

Soal 1

Perkenaan kaki yang benar saat melakukan tendangan 'T' dalam pencak silat adalah...

  • A. Ujung kuku jari kaki
  • B. Sisi luar telapak kaki atau tumit dengan posisi tubuh menyamping
  • C. Lutut bagian atas
  • D. Paha bagian dalam
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Tendangan T mengunci persendian pergelangan kaki sehingga sisi luar telapak kaki/tumit menghunjam kokoh ke sasaran dada atau rusuk lawan.

Soal 2

Perbedaan mendasar antara teknik tangkisan dan teknik elakan dalam pencak silat adalah...

  • A. Tangkisan melakukan kontak fisik membentur serangan lawan, sedangkan elakan menghindari serangan tanpa terjadi kontak benturan
  • B. Tangkisan hanya menggunakan kaki, sedangkan elakan menggunakan kepala
  • C. Elakan selalu memindahkan langkah kaki jauh ke belakang
  • D. Tangkisan hanya dilakukan saat bertanding di luar ruangan
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan A

Pembahasan: Tangkisan menangkis/membentur serangan dengan lengan/kaki, sementara elakan meliukkan badan untuk meloloskan serangan lawan tanpa sentuhan.

Soal 3

Ketika lawan melancarkan tendangan lurus mengarah ke dada, gerakan elakan yang paling efektif adalah...

  • A. Elakan samping (meliukkan tubuh ke sisi kiri atau kanan)
  • B. Melompat tinggi ke udara
  • C. Menundukkan kepala ke arah tendangan
  • D. Menjatuhkan diri ke lantai
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan A

Pembahasan: Elakan samping memindahkan sumbu badan ke sisi luar lintasan tendangan lurus lawan sehingga serangan meleset di ruang hampa.

Soal 4

Sasaran utama yang dibidik saat melakukan tendangan sabit melingkar pada pencak silat tanding adalah...

  • A. Ubun-ubun kepala lawan
  • B. Pinggang, rusuk, atau dada samping lawan
  • C. Ibu jari kaki lawan
  • D. Punggung belakang lawan
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Lintasan sabit melengkung dari samping membidik area torso samping lawan (rusuk/pinggang) yang memiliki bidang nilai poin sah.

Soal 5

Prinsip utama pesilat sejati ketika menghadapi orang yang memprovokasi atau mengejek di luar arena pertandingan adalah...

  • A. Langsung menyerang dengan tendangan T
  • B. Mengutamakan kesabaran, kepala dingin, menyelesaikan masalah dengan dialog damai, dan menghindari perkelahian
  • C. Mengajak teman satu perguruan untuk mengeroyok
  • D. Menantang duel di jalan raya
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Pesilat sejati memiliki kedewasaan mental spiritual tinggi untuk menahan emosi dan pantang menggunakan ilmu bela diri demi pertikaian liar.

Petunjuk penggunaan berkas

Setelah mengunduh berkas perangkat ajar, ikuti langkah berikut untuk menggunakannya secara optimal:

  1. Buka dokumen menggunakan Microsoft Word, Google Docs, atau LibreOffice.
  2. Sesuaikan identitas satuan pendidikan, nama guru pengampu, NIP, serta alokasi waktu kelas.
  3. Cetak instrumen asesmen atau bagikan lembar kerja (LKPD) kepada peserta didik.

Bahan ajar Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) lainnya

  • Pola Gerak Dasar Lokomotor

    Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) SD Kelas 1 · Semester 1

  • Pola Gerak Dasar Non-Lokomotor

    Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) SD Kelas 1 · Semester 1

  • Pola Gerak Dasar Manipulatif

    Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) SD Kelas 1 · Semester 1