Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 5 Unit 1: Pancasila dalam Kehidupanku

Memahami dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila (Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, Keadilan) serta nilai gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Capaian dan tujuan pembelajaran

  • Menganalisis hubungan antara sila-sila Pancasila sebagai satu kesatuan nilai yang bulat dan utuh.
  • Menunjukkan contoh konkret penerapan nilai Pancasila di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat luas.
  • Mempraktikkan budaya gotong royong untuk menyelesaikan persoalan bersama di lingkungan sekolah.

Materi pokok & uraian konsep pembelajaran

Bab Pancasila dalam Kehidupanku mendalami pemahaman peserta didik kelas lima mengenai Pancasila sebagai satu kesatuan hierarkis dan organis yang utuh. Setiap sila tidak berdiri sendiri, melainkan saling menjiwai dan mendasari sila-sila lainnya dalam membentuk tatanan moral dan kepribadian bangsa Indonesia.

Peserta didik menelaah kronologi sejarah perumusan Pancasila oleh para pendiri bangsa dalam sidang BPUPK dan PPKI. Mereka belajar meneladani sikap kesatria, keberanian mengesampingkan kepentingan pribadi, dan keteguhan komitmen persatuan yang ditunjukkan oleh Ir. Soekarno, Moh. Hatta, Moh. Yamin, dan tokoh perumus lainnya.

Melalui diskusi dilema moral, bedah biografi pahlawan nasional, dan proyek kampanye kebaikan kelas, peserta didik dilatih untuk berpikir kritis dalam menerapkan nilai-nilai Pancasila untuk mengatasi persoalan perundungan (bullying), ketidakjujuran, dan intoleransi di lingkungan sekolah.

Peta subtopik bahasan

  • Topik A: Hubungan Utuh dan Organis Antara Sila-Sila Pancasila

    Uraian konsep esensial, eksplorasi kontekstual, dan aktivitas pembelajaran terstruktur mengenai hubungan utuh dan organis antara sila-sila pancasila.

  • Topik B: Sejarah Perumusan Pancasila dalam Sidang BPUPK dan PPKI

    Uraian konsep esensial, eksplorasi kontekstual, dan aktivitas pembelajaran terstruktur mengenai sejarah perumusan pancasila dalam sidang bpupk dan ppki.

  • Topik C: Keteladanan Sikap Negarawan Para Pendiri Bangsa

    Uraian konsep esensial, eksplorasi kontekstual, dan aktivitas pembelajaran terstruktur mengenai keteladanan sikap negarawan para pendiri bangsa.

  • Topik D: Penerapan Nilai Pancasila dalam Menghadapi Masalah Sosial Sehari-hari

    Uraian konsep esensial, eksplorasi kontekstual, dan aktivitas pembelajaran terstruktur mengenai penerapan nilai pancasila dalam menghadapi masalah sosial sehari-hari.

Istilah kunci dan glosarium

Hierarkis Piramidal
Susunan sila-sila Pancasila di mana sila pertama mendasari dan menjiwai keempat sila berikutnya secara bertingkat dan utuh.
BPUPK
Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan yang bertugas merancang dasar negara dan konstitusi Indonesia.
Panitia Sembilan
Kelompok kerja sembilan tokoh bangsa yang berhasil merumuskan naskah Piagam Jakarta pada 22 Juni 1945.
Integritas
Keselarasan antara keyakinan nilai moral, ucapan, dan perbuatan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Perundungan (Bullying)
Perilaku agresif yang disengaja dan berulang untuk menyakiti pihak lain, yang bertentangan keras dengan sila kemanusiaan.

Instrumen asesmen formatif & contoh soal pembelajaran

5 butir instrumen soal pilihan ganda berbasis HOTS untuk mengukur pemahaman konsep pada bab ini. Dilengkapi kunci jawaban dan uraian pembahasan analitis.

Soal 1

Sila-sila dalam Pancasila bersifat satu kesatuan utuh hierarkis piramidal. Makna dari prinsip tersebut adalah...

  • A. Sila kelima merupakan sila yang paling penting di atas sila-sila lainnya
  • B. Sila pertama menjiwai dan mendasari sila kedua, ketiga, keempat, dan kelima
  • C. Setiap sila dapat diamalkan terpisah tanpa memedulikan sila lainnya
  • D. Urutan sila dapat diubah-ubah sesuai situasi masyarakat
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Hierarkis piramidal bermakna sila pertama (Ketuhanan) menjadi landasan moral spiritual yang menjiwai seluruh sila kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan.

Soal 2

Pada tanggal 18 Agustus 1945, para tokoh pendiri bangsa menyepakati perubahan rumusan sila pertama dari Piagam Jakarta demi menjaga keutuhan bangsa. Keteladanan moral yang ditunjukkan para tokoh tersebut adalah...

  • A. Sikap mementingkan kelompok sendiri agar dipuji sejarah
  • B. Sikap rela berkorban dan mengutamakan persatuan bangsa di atas kepentingan golongan
  • C. Sikap terpaksa karena tertekan oleh bangsa asing
  • D. Sikap menghindari tanggung jawab memimpin negara
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Para tokoh Islam dan nasionalis berjiwa besar mengubah kalimat sila pertama menjadi 'Ketuhanan Yang Maha Esa' demi merangkul seluruh rakyat Indonesia timur dan menjaga persatuan bangsa.

Soal 3

Arman melihat seorang adik kelas diolok-olok dan diintimidasi oleh sekelompok murid lain di lorong sekolah. Sikap Arman yang selaras dengan sila kedua Pancasila adalah...

  • A. Merekam kejadian tersebut untuk diunggah ke media sosial
  • B. Menegur kelompok pelaku dengan tegas dan membela adik kelas serta melaporkannya ke guru BK
  • C. Ikut menertawakan adik kelas agar disukai oleh teman-teman populer
  • D. Berjalan cepat pura-pura tidak melihat kejadian tersebut
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B

Pembahasan: Sila kedua menuntut keberanian membela kebenaran dan keadilan serta melindungi harkat kemanusiaan korban perundungan.

Soal 4

Rumusan lima asas dasar negara yang dikemukakan oleh Ir. Soekarno pada tanggal 1 Juni 1945 di hadapan sidang BPUPK adalah...

  • A. Kebangsaan, Internasionalisme/Kemanusiaan, Mufakat/Demokrasi, Kesejahteraan Sosial, dan Ketuhanan yang Berkebudayaan
  • B. Persatuan, Kekeluargaan, Keseimbangan Lahir Batin, Musyawarah, dan Keadilan Rakyat
  • C. Peri Kebangsaan, Peri Kemanusiaan, Peri Ketuhanan, Peri Kerakyatan, dan Kesejahteraan Rakyat
  • D. Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan A

Pembahasan: Pada pidato 1 Juni 1945, Ir. Soekarno mengusulkan lima prinsip dasar negara yang kemudian diberi nama Pancasila.

Soal 5

Membiasakan hidup hemat, tidak bergaya hidup mewah, dan menghargai hasil karya orang lain merupakan wujud pengamalan butir-butir...

  • A. Sila pertama Pancasila
  • B. Sila kedua Pancasila
  • C. Sila ketiga Pancasila
  • D. Sila kelima Pancasila
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan D

Pembahasan: Sila kelima memuat nilai kerja keras, hidup sederhana tanpa pemborosan, dan menghargai karya sesama manusia demi kemajuan bersama.

Petunjuk penggunaan berkas

Setelah mengunduh berkas perangkat ajar, ikuti langkah berikut untuk menggunakannya secara optimal:

  1. Buka dokumen menggunakan Microsoft Word, Google Docs, atau LibreOffice.
  2. Sesuaikan identitas satuan pendidikan, nama guru pengampu, NIP, serta alokasi waktu kelas.
  3. Cetak instrumen asesmen atau bagikan lembar kerja (LKPD) kepada peserta didik.

Bahan ajar Pendidikan Pancasila lainnya

  • Aku Cinta Pancasila

    Pendidikan Pancasila SD Kelas 1 · Semester 1

  • Aku Patuh pada Aturan

    Pendidikan Pancasila SD Kelas 1 · Semester 1

  • Mengenal Identitas Diri dan Keberagaman

    Pendidikan Pancasila SD Kelas 1 · Semester 2