Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 4 Unit 3: Membangun Jati Diri dalam Kebinekaan
Mengenal kekayaan budaya daerah, kearifan lokal, serta mempraktikkan gotong royong dan toleransi dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Capaian dan tujuan pembelajaran
Mengidentifikasi keragaman budaya, adat istiadat, dan kearifan lokal di wilayah tempat tinggal.
Mendeskripsikan pentingnya toleransi dan kerja sama antarkelompok masyarakat yang majemuk.
Berpartisipasi aktif dalam kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan sekolah dan kelas.
Materi pokok & uraian konsep pembelajaran
Bab Membangun Jati Diri dalam Kebinekaan mengajak peserta didik kelas empat untuk mengenali dan menghargai kekayaan keragaman suku bangsa, bahasa daerah, pakaian tradisional, rumah adat, tarian daerah, serta agama yang tersebar di seluruh kepulauan Nusantara. Keragaman tersebut dipahami sebagai anugerah Tuhan dan kekayaan bangsa yang harus dirawat bersama.
Peserta didik mempelajari prinsip Bhinneka Tunggal Ika sebagai tali pengikat kebangsaan. Pembelajaran menekankan bahwa perbedaan identitas bukanlah alasan terjadinya perselisihan, melainkan sumber kekuatan untuk saling melengkapi dan memperkaya kebudayaan nasional.
Melalui proyek pameran mini budaya kelas, pembuatan poster toleransi, dan permainan peran mengenal tradisi daerah lain, peserta didik melatih empati sosial, menolak prasangka diskriminatif, dan mengembangkan rasa bangga terhadap identitas budaya lokal dan nasional.
Peta subtopik bahasan
Topik A: Ragam Suku Bangsa dan Budaya di Kepulauan Nusantara
Uraian konsep esensial, eksplorasi kontekstual, dan aktivitas pembelajaran terstruktur mengenai ragam suku bangsa dan budaya di kepulauan nusantara.
Topik B: Makna Semboyan Bhinneka Tunggal Ika dalam Kehidupan Berbangsa
Uraian konsep esensial, eksplorasi kontekstual, dan aktivitas pembelajaran terstruktur mengenai makna semboyan bhinneka tunggal ika dalam kehidupan berbangsa.
Topik C: Sikap Toleransi dan Menghargai Perbedaan Agama dan Tradisi
Uraian konsep esensial, eksplorasi kontekstual, dan aktivitas pembelajaran terstruktur mengenai sikap toleransi dan menghargai perbedaan agama dan tradisi.
Topik D: Pelestarian Seni dan Budaya Tradisional di Lingkungan Sekitar
Uraian konsep esensial, eksplorasi kontekstual, dan aktivitas pembelajaran terstruktur mengenai pelestarian seni dan budaya tradisional di lingkungan sekitar.
Istilah kunci dan glosarium
Bhinneka Tunggal Ika
Semboyan resmi bangsa Indonesia yang bermakna berbeda-beda tetapi tetap satu jua.
Suku Bangsa
Golongan sosial yang memiliki asal-usul, bahasa, adat istiadat, dan kesadaran identitas bersama.
Toleransi
Sikap saling menghormati, menerima, dan membiarkan adanya perbedaan keyakinan, pendapat, dan kebiasaan orang lain.
Rumah Adat
Bangunan tradisional yang mencerminkan arsitektur, nilai filosofis, dan pola hidup masyarakat suku tertentu.
Kearifan Lokal
Nilai, tradisi, atau kebiasaan bijak yang diwariskan turun-temurun oleh masyarakat setempat untuk menjaga keharmonisan hidup.
5 butir instrumen soal pilihan ganda berbasis HOTS untuk mengukur pemahaman konsep pada bab ini. Dilengkapi kunci jawaban dan uraian pembahasan analitis.
Soal 1
Semboyan Bhinneka Tunggal Ika diambil dari kitab Sutasoma karangan Mpu Tantular. Makna mendalam semboyan ini bagi kehidupan bangsa Indonesia adalah...
A. Semua suku harus menyamakan bahasa daerah dan adat istiadatnya
B. Meskipun memiliki perbedaan suku, agama, dan budaya, masyarakat Indonesia tetap satu kesatuan utuh
C. Hanya satu kebudayaan daerah yang boleh diakui sebagai kebudayaan nasional
D. Perbedaan budaya diselesaikan dengan memisahkan kelompok masyarakat per wilayah suku
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B
Pembahasan: Bhinneka Tunggal Ika menegaskan bahwa keberagaman latar belakang etnis, keyakinan, dan tradisi diikat oleh komitmen persatuan nasional Indonesia.
Soal 2
Di sekolah terdapat murid baru yang berasal dari daerah yang berbeda dan berbicara dengan logat khas daerah asalnya. Sikap murid lain yang tepat adalah...
A. Menertawakan logat bicaranya saat memperkenalkan diri di depan kelas
B. Menyambut ramah, mengajaknya bermain bersama, dan menghargai keragaman bahasa
C. Meminta murid tersebut tidak berbicara selama berada di lingkungan sekolah
D. Menjauhi murid tersebut karena kebiasaannya dianggap aneh
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B
Pembahasan: Menyambut ramah dan menghormati dialek teman baru adalah bukti sikap inklusif dan penghargaan terhadap kebinekaan bangsa.
Soal 3
Rumah adat Tongkonan dengan atap melengkung menyerupai perahu merupakan simbol identitas kebudayaan suku...
A. Toraja di Sulawesi Selatan
B. Minangkabau di Sumatera Barat
C. Dayak di Kalimantan Tengah
D. Asmat di Papua
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan A
Pembahasan: Tongkonan adalah rumah adat khas masyarakat suku Toraja di Sulawesi Selatan yang kaya akan ukiran kayu filosofis.
Soal 4
Ketika tetangga yang berbeda keyakinan sedang merayakan hari besar keagamaannya, bentuk toleransi warga sekitar yang paling tepat adalah...
A. Membuat suara gaduh dan menyalakan musik keras di dekat tempat ibadah
B. Menjaga ketenangan, menyampaikan ucapan selamat dengan sopan, dan menjaga keamanan lingkungan
C. Memaksa tetangga tersebut mengubah cara beribadahnya
D. Menolak kerja bakti desa karena sedang berbeda perayaan
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B
Pembahasan: Menjaga suasana damai dan menghormati kekhidmatan ibadah pemeluk agama lain merupakan wujud nyata toleransi beragama.
Soal 5
Salah satu cara generasi muda melestarikan kesenian tari tradisional daerah di era modern adalah...
A. Menganggap tari tradisional sudah kuno dan membosankan
B. Mempelajari gerakan tari daerah di sanggar seni sekolah dan menampilkannya pada acara festival
C. Hanya menonton tarian luar negeri melalui media sosial
D. Menolak memakai pakaian adat saat peringatan Hari Kartini
Lihat Kunci Jawaban & Pembahasan
Kunci Jawaban: Pilihan B
Pembahasan: Mempelajari dan mementaskan kesenian daerah secara aktif membantu menjaga kelestarian warisan budaya adiluhung Nusantara.
Instrumen evaluasi lengkap, lembar kerja peserta didik (LKPD), dan rubrik penilaian sumatif tersedia di dalam paket berkas perangkat ajar di bawah ini.